Beranda Warta Artikel Tips Sederhana Pemasangan Jalan Paving Block

Tips Sederhana Pemasangan Jalan Paving Block

Artikel Infrastruktur Paving Block Tips Comments (0) View (145)

Pembangunan infrastruktur Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang wajib berstandar kualitas baik serta berfungsi adalah harga mati. Termasuk soal kualitas pembangunan jalan paving. Untuk itu, kami menyampaikan sekilas informasi tentang pemasangan paving yang benar.

Setidaknya ada lima hal yang harus diperhatikan terkait pemasangan jalan paving. Pertama, sebelum pekerjaan dimulai, lakukan pemasangan benang untuk levelling. Tujuannya agar konstruksi paving lurus dan rapi. Kedua, tanah dasar harus diratakan dan dipadatkan. Ketiga, permukaan lahan harus mempunyai kemiringan sekitar 2% - 4%. Keempat, penguat tepi (kansteen/kerb) harus sudah dipasang sebelum pemasangan paving. Pemasangan kansteen dilakukan pada tiap sisi, agar paving tidak bergeser. Dengan demikian paving yang terpasang akan lebih rapi. Kelima, setelah lahan 100% terpasang paving block, selanjutnya dilakukan pengisian antar naat paving block tersebut, atau disebut pengisian joint filler, dengan menggunakan abu batu atau pasir.

Sebagai pengingat, infrastruktur yang berkualitas tinggi dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu, pertama, perencanaan teknis, seperti Detailed Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), harus benar. Jika RAB dan DED berantakan, dipastikan kualitas infrastruktur akan berkualitas rendah. Kedua, DED harus didahului dengan adanya survei lapangan. Ketiga, penyusunan RAB sudah ada koridor di POS Infrastuktur. Untuk harga satuan mengacu kepada Permen PU No 28/2016, tapi di lapangan kondisinya ada kombinasi dengan harga setempat. Keempat, bahan atau material harus sesuai dengan kaidah/spesifikasi  teknis. Di DED sudah ada di Rencana Kerja dan Syarat (RKS). Kelima, mekanisme kerja harus sesuai dengan kaidah teknis. Keenam, intensitas pengawasan untuk meluruskan kesalahan atau penyimpangan teknis pada saat pelaksanaan. Ketujuh, coaching, Musyawarah Persiapan Pelaksanaan Konstruksi (MP2K), On Job Training (OJT) wajib dilaksanan sebelum KSM melaksanakan kegiatan fisik.

Nah, masih banyak lagi tips pembangunan infrastruktur dari Tim Kotaku. Ikuti terus artikelnya di website ini. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. [Redaksi/Tim Infra]

Dokumentasi lainnya:

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.