Beranda Warta Cerita Kisah Cemerlang BDC Gemilang

Kisah Cemerlang BDC Gemilang

Cerita BDC Tangerang Banten Comments (0) View (567)

Tak mau sekadar berjalan di tempat. Agaknya, analogi itu pas untuk menggambarkan antusiasme masyarakat dan para pengusaha mikro dan kecil di Kabupaten Tangerang, Banten. Lewat inisiasi masyarakat kabupaten melalui Forum Musyawarah Kota (FKM)—dikukuhkan melalui SK Bupati—dibentuklah simpul jaringan usaha dan sarana pengembangan kelompok swadaya masyarakat, khususnya usaha mikro dan kecil, bernama Business Development Center (BDC) Gemilang. BDC Gemilang menjadi pusat fasilitasi pengambangan pemasaran, produksi, sumber daya manusia (SDM), akses pembiayaan, serta pengembangan ekonomi lokal di tingkat Kabupaten Tangerang.

Semangat pembentukan BDC Gemilang ini didasari momentum “naik kelas”-nya para pengusaha kecil setempat yang telah dibina Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan sejak 2007. Seiring perkembangan usaha tersebut, maka dianggap perlu membangun BDC yang nantinya akan menjadi wadah usaha di tingkat kabupaten agar pengusaha mikro dan kecil dapat berkembang dan memiliki jejaring usaha. Selain itu, supaya bisa tetap melanjutkan tren positifnya di era yang kompetitif seperti sekarang ini.

BDC Gemilang terbentuk setelah terbitnya Surat Keputusan Bupati Nomor 902/Kep. 528 - Huk/2015 tanggal 8 Oktober 2015 tentang Penetapan Komite Business Development Centre Kabupaten Tangerang Tahun 2015 – 2018, yang direvisi menjadi SK Bupati Tangerang Nomor 902/Kep.534-Huk/2016 tanggal 24 Oktober 2016 tentang Perubahan atas SK Bupati yang sebelumnya. BDC Gemilang Kab. Tangerang ini berkomitmen khusus untuk fasilitasi, advokasi, dan intermediasi bisnis bagi para KSM dan pelaku usaha kecil lainnya. Peran intermediasi bisnis mencakup pengelolaan usaha yang komprehensif mulai dari sektor hulu sampai hilir, produksi sampai pemasaran produk.

Jumlah Komite BDC Gemilang terdiri dari 19 orang. Mereka berasal dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD) yang notabene Aparat Sipil Negara sebanyak 12 orang, unsur perguruan tinggi ada tiga orang, dua orang lainnya dari unsur forum Badan Keswadayaan Masyarakat, satu orang dari lembaga keuangan (Kopsyah Benteng Mikro Indonesia), dan satu orang lagi dari unsur Asosiasi Pelaku Ekonomi Kreatif (Aspek). Para pengelola ini diangkat dan ditetapkan Komite BDC pada 1 Januari 2016, melalui SPK Komite BDC Nomor: 03-KBDC/Kabtang/I/2016. Pengelola BDC terdiri atas tiga orang, yaitu yang berwenang sebagai Manajer BDC, Staf Bagian Keuangan, dan Staf Rumah Berdaya.

Dalam aktivitasnya, jajaran manajemen internal melaksanakan kegiatan rutin sesuai aturan yang sudah disepakati. Di antaranya, menggelar rapat rutin antara pengelola dan Komite BDC, yang dihadiri unsur koordinator kota (korkot) dan konsultan manajemen wilayah (KMW) sebagai bentuk pengendalian kegiatan BDC. Di tiap pekan, tepatnya Kamis, juga dilaksanakan Rapat Kamisan yang dihadiri pengurus inti—Komite BDC, Korkot, KMW—di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang. Menjelang akhir tahun diselenggarakan rapat tahunan membahas capaian kinerja pengelola BDC, hambatan, dan tindak lanjut berikutnya, serta rencana kerja komite dan pengelola (tahunan) dan lima tahun.

Tak hanya itu saja. Tim KMW dan Tim Korkot setiap awal bulan memantau melalui program Quick Status untuk pemanfaatan Bantuan Dana Investasi (BDI) BDC dan pengendalian kinerja kesehatan keuangan BDC. Dan juga kunjungan ke BDC terkait pengelolaan administrasi, keuangan, dan usaha serta hambatan yang dihadapi para pengelola BDC. Semua pelaksanaan kegiatan dilaporkan setiap selesai acara. Data keuangan pun dilaporkan setiap bulan, seperti cash opname, stock opname, neraca laba atau rugi. Sementara untuk melaksanakan inkubasi bisnis, pengelola melakukan pemantauan kegiatan dan pembinaan kepada KSM secara berkala dan insidental.

Berkat olah latih berkesinambungan, kini Komite BDC Gemilang mengantongi sejumlah keterampilan. Sebut saja kemampuan menyusun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, membuat rencana kerja, Kerangka Acuan Kerja (KAK) kegiatan, lobi dan negosiasi. Selain itu mereka pun mampu menganalisa usaha BDC yang telah berjalan, membuat Laporan Tahunan, dan tentunya laporan keuangan Komite. Kemampuan yang sama pun dimiliki para pengelola BDC Gemilang.

Saat ini BDC Kabupaten Tangerang sudah memiliki sejumlah aset. Mulai dari AC, personal computer, komputer jinjing, printer, proyektor, meja dan kursi, filling cabinet, lemari arsip, kipas angin sebagai inventaris kantor. Untuk produksi, BDC Gemilang mempunyai sejumlah perangat untuk sepatu seperti lima mesin jahit sepatu, mesin obras, size press, mesin kancing, mesin jahit strouble, mesin pemanas sepatu, dan mesin potong sepatu. Untuk produksi khusus tas, ada delapan unit mesin jahit tas, mesin seset, bartek, mesin jahit tinggi, hingga mesin cutting.

Dukungan penuh memang diberikan pemerintah daerah. Contohnya untuk Tahun Anggaran 2017 dan 2018, Pemda Kabupaten Tangerang menyediakan cost sharing sebesar Rp 225 juta dan membangun Gerai Tangerang Gemilang untuk media pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) lokal. Bappeda pun sudah dua tahun berturut-turut menggunakan produk BDC untuk pengadaan tas buat kebutuhan Musyawarah Perencanaan Pembangunan wilayah setempat. Sementara itu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi dan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi serta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang ikut memfasilitasi BDC dalam pameran - expo tingkat kabupaten dan provinsi. Sedangkan pihak perguruan tinggi—seperti Universitas Multimedia Nusantara—memberikan jatah stan di bazaar yang diselenggarakan di lingkungan kampus. Dari bidang makanan, Dinas Kesehatan sudah bekerja sama dengan BDC melalui seminar kesehatan dan uji laboratorium untuk persyaratan produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Terekam sudah aksi kolaborasi ala BDC Gemilang Kabupaten Tangerang. BDC tersebut sudah membuktikan, mereka tak lagi mau sekadar berjalan di tempat di era pertumbuhan ekonomi yang tengah bergejolak. Nah, bagaimana dengan Anda? [KMP-1]

 

Penulis: Vhany Medina, Asisten Publikasi USK Komunikasi, KMP Kotaku wil.1

Editor: Epn

 

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.