Beranda Warta Berita Program Kotaku Gelar Pelatihan Verifikasi Kegiatan Infrastruktur

Program Kotaku Gelar Pelatihan Verifikasi Kegiatan Infrastruktur

Berita Infrastruktur Verifikasi Usulan Kegiatan Pelatihan Comments (0) View (701)

Pencapaian pengurangan kumuh Program Kota Tanpa Kumuh hingga Oktober 2018 mencapai 11.326,83 hektare. Angka tersebut baru mencapai setengah dari target 23.656 Ha yang mesti tuntas di tahun mendatang. Tantangannya semakin tinggi untuk memenuhi target pencapaian pengurangan kumuh yang mencapai 12.329,94 Ha pada 2019, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur. Persoalan inilah yang mengemuka dalam Pelatihan Pembekalan Verifikasi Usulan Kegiatan Infrastruktur dari National Slum Upgrading Program (NSUP) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang diselenggarakan di sebuah hotel di bilangan Jakarta Selatan, 27-28 November 2018.

Para peserta yang terdiri dari Tenaga Ahli Infrastruktur dari wilayah dampingan Program Kotaku bakal meraih target tujuan yang sama. Yakni, memahami persoalan yang hadir dari usulan kegiatan Bantuan Dana Investasi (BDI) untuk Tahun Anggaran 2019. Selain itu, para peserta diharapkan menjadi terampil memverifikasi beragam usulan kegiatan BDI untuk periode tahun mendatang. Program Kotaku melalui BDI 2019 sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1.429 miliar untuk 954 kelurahan/desa, 173 kota/kabupaten, di 32 provinsi di Indonesia.

Jumlah peserta yang menjalani pembekalan ini adalah 35 orang. Mereka berasal dari sebagian besar wilayah di Tanah Air. Mulai dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Sedianya seluruh peserta pembekalan akan menjalani 11 jam pelajaran pelatihan dari sejumlah narasumber materi. Di antaranya adalah Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Berbasis Masyarakat (PKPBM) Direktorat Jenderal Cipta Karya Direktorat Pengembangan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mita Dwi Aprini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (PKKP) 1 Martyanti Sianturi, PPK PKKP 2 Mokhammad Fakhrur Rifqie, Tim Advisory, dan Tenaga Ahli Konsultan Manajemen Pusat Program Kotaku.

Materi yang akan dikaji meliputi gambaran calon lokasi BDI berikut persoalan yang mungkin timbul di wilayah tersebut. TA Infrastruktur pun didaulat menjalani assessment, atau uji kemampuan atas kompetensi bidang infrastruktur. Untuk verifikasi usulan kegiatan, para peserta akan membahasnya sambil melakukan simulasi verifikasi lokasi dan penyusunan jadwal verifikasi. Pelatihan ini diharapkan akan memberi kepastian dari kegiatan pelaksanaan infrastruktur pada 2019.

Hingga saat ini, sebenarnya ada sejumlah persoalan yang muncul di beberapa calon lokasi kegiatan Program Kotaku. Di antaranya adalah ada kegiatan yang masih harus dianalisa kembali dengan kondisi setempat. Selain itu, jumlah dana dalam setiap kegiatan belum menunjukkan kesesuaian dengan kebutuhan riil. Alhasil, rencana kegiatan yang diajukan belum sepenuhnya berkontribusi terhadap pengurangan kumuh, dan belum menggambarkan integrasi antara Skala Kawasan (kabupaten/kota) dan Skala Lingkungan (desa/kelurahan). [Redaksi]

Tabel jadwal kegiatan:

Dokumentasi lainnya:

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.