Beranda Warta Cerita Kisah Sukses Penanganan SMS Pengaduan Warga

Kisah Sukses Penanganan SMS Pengaduan Warga

Cerita PIM PPM Comments (0) View (105)

Mawar, sebut saja begitu, tampaknya tak lagi bisa berpangku tangan melihat ketidaksempurnaan pembangunan nyata di depan matanya. Warga kawasan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan itu memilih mengadukan masalah dan memberikan informasi yang diketahuinya melalui short message service (SMS) kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Anggrek Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Mawar berkeyakinan, laporannya pada 15 November 2018 bakal segera ditindaklanjuti jajaran pengurus wilayah dan pusat Program Kotaku.

Isi beberapa pesan singkat tersebut menyoal perbaikan drainase yang belum tuntas pekerjaannya hingga empat pekan berlalu. Lantas hidran yang tercantum di laporan pertanggungjawaban (LPJ), tak terlihat terpasang di RW 02. Pekerja dari KSM Anggrek tak lebih dari delapan orang, kendati di LPJ disebut-sebut mencapai 15 orang. “Untuk jelas dan detailnya silakan yang menangani proyek datang untuk mengecek laporan masyarakat setempat di RW 02 ini,” begitu isi SMS Mawar.

KSM Anggrek sontak bergerak. Bersama Tim Pendamping Unit Kerja Pengelolaan Informasi dan Masalah (PIM) Program Kotaku, KSM Anggrek segera mengidentifikasi masalah.

Hasilnya adalah, LPJ memang belum selesai karena kegiatan masih berjalan. Sementara pekerjaan Hidran Umum Air Bersih) pun belum tersentuh lantaran masih menunggu proses perizinan pemasangan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat. Sementara fisik bangunan baru dalam proses pembersihan lokasi, dengan Surat Perintah Kerja (SPK) Badan Keswadayaan Masyarakat yang baru akan berakhir pada 2 Desember 2018.

Ihwal pekerja, pencantuman jumlah orang pelaksana di papan proyek adalah estimasi bila semua pekerjaan berlangsung serentak. Maklum, di proyek tersebut terdapat banyak titik pekerjaan dengan lokasi yang berbeda sesuai kondisi kebutuhan. Satu lokasi RT 02 mempekerjakan 10 orang, delapan lainnya di lokasi pekerjaan drainase, dan dua sisanya memotong dan merakit besi di tempat berbeda.

Kisah Mawar membuktikan cerita sukses penanganan langsung mekanisme PIM yang sudah diterapkan Program Kotaku. Secara penanganan, kasus yang dibeberkan Mawar sudah teridentifikasi dan terselesaikan. [KMP-2]

Dokumen lainnya:

 

Penulis: Leo Saripianto, Tenaga Ahli PIM KMP Program Kotaku Wil.2

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.