Beranda Warta Berita Perbincangan Walikota Palu Suardin Suebo

Perbincangan Walikota Palu Suardin Suebo

Comments (0) View (1123)
Catatan dibawah ini adalah pengantar dialog antara Walikota Palu Suardin Suebo, SE yang memandu langsung dialog dengan warga Desa Bantarjaya Kecamatan Ranca Bungor Kabupaten Bogor Jawa Barat. Tulisan disajikan dalam gaya bertutur. Kedatangan kami ke Desa Bantarjaya adalah untuk belajar. Kami dengar, Desa Bantarjaya adalah salah satu desa yang program P2KP-nya berhasil, oleh karena kami datang untuk belajar. Jadi kami ini masih buta bagaimana mau menggerakkan program P2KP. Saya sangat respon dengan P2KP, untuk itu saya mau berlajar langsung, biasanya yang datang belajar kepala dinasnya, tapi sekarang saya berama ketua DPRD Kota Palu, supaya kami bisa belajar langsung dan akan mentransfer kepada para pelaksana di kota Palu. Untuk itu kami akan berdialog langsung dengan bapak dan ibu-ibu, tidak perlu terlalu formal. Perlu kami perkenalkan, Kota Palu berada di Pulau Sulawesi tepatnya di Sulawesi Tengah. Palu ibu Kota Propinsi Sulawesi Tengah, penduduknya sekitar 300 ribu jiwa, tidak sampai 10 % dari Kabupaten Bogor yang empat juta jiwa, mungkin lebih besar dari penduduk Kecamatan Ranca Bungur. Luasnya 395,6 Km2, tanahnya dikelilingi dua bukit, ditengah mengalir sebuah sungai, kemudian diutaranya terdapat teluk. Kami datang untuk belajar karena kami mau ikut program P2KP. Tahun 2004 dananya mau bergulir, selaku wali kota saya khawatir, karena biasanya dana-dana bergulir, ketika dikucurkan langsung bergulir seperti ban mobil. Jadi semakin bergulir semakin menipis hingga habis. Jadi begitu keadaannya di Kota Palu. Saya yakin disini tidak seperti itu. Kalau orang Palu bilang perguliran dana disini (Bogor)seperti onde-onde, makin bergulir makin banyak kelapanya. Itu yang menjadi harapan kita. Untuk itu kami datang belajar, tidak hanya membaca teori, tapi mau mendengar langsung yang mengalami, karena biasanya antara teori dan parktek biasanya beda. Semoga pengalaman hari ini akan besar manfaatnya untuk pelaksanaan P2KP di Kota Palu. Di Kota Palu pelaksanaan P2KP di dua kecamatan dan 23 kelurahan. Dengan adanya P2KP kami berharap bisa mengentaskan kemiskinan diwilayah kami. Kami datang belajar, karena kebiasaan kami setiap menerima dana bergulir hasilnya dibelikan untuk hal yang tidak produktif, seperti beli TV atau kawinkan anak. Untuk itu kami mohon kepada Bapak dan Ibu agar menjelaskan pada kami dimana letak keberhasilannya dan dimana letak ketidak berhasilannya. Agar kami tidak mengulangi kesalahan seperti dimasa lalu. WALIKOTA PALU Coba ibu jelaskan sebebelum ibu menerima dana bergulir usahanya apa dan sesudah ada dana bergulir usahanya apa. IBU DEDE Alhambduliiah saya diberi pinjaman modal 500 ribu. Saya tidak punya suami, diberi 500 ribu, jual ranginang, kripik bawang, dodol, tape uli, 500 ribu untuk tambahan modal dulu , sesudah 20 tahun jualan baru kali ini saya mendapat tambahan modal yang pengembaliannya ringan. Kalau diberi lebih untuk bikin stok dodol, lebaran. Hasil jualan untuk biaya sehari-hari makan, ongkos anak sekolah, anak saya dua orang kuliah. Dulu pinjam duit orang, sekarang uang sendiri. Dulu pinjam ke pabrik dodol, pinjamnya dapat bunga, sebulan kembali 120 ribu, disini kita Cuma 15 ribu. WALIKOTA PALU Apakah ibu kalau dipinjamkan satu juta mau ? IBU DEDE Sangat mau karena untuk tambahan modal, apalagi mau lebaran butuh modal besar untuk membuat dodol. Dulu pinjam di pabrik dodol bunganya tinggi tapi dari P2KP rendah, jadi sangat membantu. IBU ACI Nama saya Acih kelompok Dukuh, saya memakai uang P2KP pinjam dana P2KP untuk modal daur ulang gelas aqua. Dulu suami saya pemungut sampa, sekarang kerja daur ulang gelas aqua, hasil daur ulang gelas bekas aqua ini dijual lagi kepenjual es cendol maupun es cream. Hasilnya lumayan, suami tak lagi mungut sampah. IBU CAHYATI Nama saya Ibu Cahyati ketua KSM Markisa, pengalaman saya, saya berkecimpung di RW I Saya bersama- ibu-ibu membangun dan berusaha bagaimana kita mendapat modal tambahan. Alhamduliilah setelah mendengar P2KP ada di desa bantarjaya, saya mendaftar dengan anggota 6 orang, dengan adanya bantuan P2KP warung saya makin penuh. Saya dan teman-teman ingin mengucapkan terima kasih, karena dengan adanya bantuan P2KP warung saya menjadi besar Saya jualan warung nasi, teman-teman lainnya ada jualan sendal kreditan, gado-gado, kriditan. Setelah dapat pinjaman P2KP teman-teman dapat memperbesar usahanya. WALIKOTA PALU Apakah ibu pernah meminjam uang di bank. IBU CAHYATI. Tidak pernah, karena kalau leat bank bunganya besar, kalau P2KP bayarannya ringan. Insya Allah pergulirannya bagus dan lancar KETUA RT Saya Ketua RT III di lingkungan RW II , Bogor kota hujan, banyak jalan yang rusak, dengan adanya dana fisik P2KP jalan-jalan mulus, nah sekarang P2KP dananya lari ke ekonomi , karena danya ini untuk masyarakat akhirnya saya pinjam juga, Rp.500.000,- Dulu warung saya kecil sekarang dua kali lebih besar karena adanya modal dari P2KP. WALIKOTA PALU Berapa cicilannya sebulan KETUA RT Cicilannya sebulan Rp 60.000,- pak sama simpanan Rp. 5000, kalau lunas simpanan bisa diambil. WALIKOTA PALU Untuk perbaikan jalan dananya buat apa KETUA RT. Bahannya dari dana P2KP kemudian jalan setapak itu dikerjakan gotong royong, dulu licin, banyak orang jatuh Pak. untuk kekampung-kampung sekarang tidak lagi pak. WALIKOTA PALU Bagaimana metode untuk menentukan bantuan perbaikan rumah untuk para warga. SAIFUL ALAM (Anggota BKM paguyuban warga Desa Bantarjaya) Dananya sekitar Rp 3.700.000 dari 7 KSM, dari masing2 RW, Di Desa Bantar jaya ada 7 RW 528 ribu per rumah, kita analisa dan dilihat dari rumah yang terkumuh setelah dilakukan Pemetaan Swadaya (PS) dua, rumah yang sangat perlu dibantu, alhamdulillah ada juga partisipasi masyarakat. Kami bikin tim untuk mengontrol bantuan karena bisa jadi dananya bukan untuk perbaikan rumah tapi untuk dikonsumsi. Tim itu beranggotakan tokoh masyarakat dan tim inilah yang akan melihat serta mebngontrol penggunaan bantuan apakah betul-betul untuk perbaikan rumah, sehingga sasaran uang tersebut tepat. KETUA BAPPEDA KABUPATEN BOGOR Tadi Pak Wali telah berbisik pada saya kalau sekarang sudah akan ke Bandara Cengkareng, tapi bagaimana kalau kita pancing lagi satu pertanyaaan, ada nggak penerimah bantuan untuk perbaikan rumah ditempat ini PAK NUNUNG Saya meneima bantuan P2KP, digunakan untuk perbaikan rumah, saya petani penggarap sawah, dengan bantuan perbaikan rumah tersebut rumah saya sudah baik tak bocor-bocor lagi. Sebelumnya ada bantuan P2KP, saya sama sekali takbisa perbaiki rumah. Terima kasih P2KP. DIALOG PENUTUP WALIKOTA PALU Terima kasih kepada warga Bantarjaya yang sudih dan iklas menerima kami dan memberika pengalaman yang sangat berharga, sehingga ilmu yang kami terima disisini akan menambah pemahaman kami untuk menerapkan P2KP di Palu. Contohnya yang saya sangat tertarik adalah daur ulang gelas aqua, di Palu saya belum pernah lihat. karena kalau di Palu gelasnya diantar pulaukan ke Surabaya kemudian dikirim kembali ke Palu. Saya nanti akan kirim staf kami ke kesini untuk belajar. Ilmu yang kami dapatkan disini sangat berharga buat kami, untuk itu saya atas nama pemerintah kota palu menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. (KMW 6,P2KP II-1)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.