Beranda Warta Berita Direktur PKP: Satu Data, Satu Perencanaan, Satu Peta

Direktur PKP: Satu Data, Satu Perencanaan, Satu Peta

Berita Jakarta Pembekalan OC OSP TMC Comments (2) View (980)

Pelaksanaan pembekalan Oversight Consultant (OC), Oversight Service Provider (OSP), dan Technical Management Consultant (TMC) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) berlangsung pada 21-25 Januari 2019 di sebuah hotel berbintang empat di Jakarta Barat. Pejabat Pembuat Komitmen Wilayah 2 Program Kotaku Mokhammad Fakhrur Riefqi yang juga menjadi ketua panitia perhelatan ini menuturkan bahwa sementara sudah 162 peserta hadir dari total 173 peserta. Mereka terdiri dari Team Leader (TL), Tenaga Ahli OC, OSP, dan TMC, dengan narasumber Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Didiet Arief Akhdiat, Kepala Sub Direktorat PKP Dirjen Cipta Karya Kemen PUPR sekaligus Kepala Project Management Unit (PMU) National Slum Upgrading Program (NSUP) dan Neighborbood Upgrading Slum Program (NUSP)-2 Program Kotaku Boby Ali Azhari, Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Berbasis Masyarakat (PKPBM) Dirjen Cipta Karya Direktorat PKP Mita Dwi Aprini, Kepala Seksi Kawasan Permukiman Perkotaan II PKP Dendy Kurniadi, Kepala Seksi Kawasan Permukiman Perkotaan Wilayah 1 PKP Airyn Saputri Harahap, Konsultan Advisory Program Kotaku, NMC NSUP dan NUSP-2, OC serta OSP NSUP dan TMC Wilayah 2.

Dalam sambutan pembukaan, Didiet memaparkan tujuan pelaksanaan pembekalan dan pelatihan OSP, OC, dan TMC. “Pembekalan ini untuk peningkatan kapasitas personel OSP, OC, dan TMC, untuk nantinya di wilayah masing-masing,” kata dia. Keberadaan Tim OSP, OC, dan TMC sangat besar pengaruhnya untuk menyukseskan penyelenggaraan Program Kotaku di lapangan.

Didiet mengingatkan, bahwa target besar Program Kotaku sebagai tolok ukur performa adalah penurunan permukiman kumuh menjadi kenyataan. Strateginya adalah dengan menggunakan basis data yang sama untuk segala kegiatan Program Kotaku. “Wajib satu data, satu perencanaan, dan satu peta,” kata Didiet serius. Namun tentu, pencapaian sementara sekitar 10-an ribu hektare pengurangan kumuh dari 38.431 ha kumuh nasional patut diapresiasi.

Program Kotaku tak semata-mata berorientasi pada kegiatan infrastruktur, sebab ada kegiatan sosial dan ekonomi yang menyertai. Misalnya, kelompok pemelihara dan pemanfaat (KPP) di tiap wilayah target penanganan kumuh. Lantaran itulah kolaborasi yang dilakukan Tim OC/OSP diyakini bakal menjadi solusi. Yang tentunya, perlu kolaborasi yang harus ditopang dan dilaksanakan dari mulai tingkat pusat, provinsi, kota atau kabupaten, juga kelurahan. “Bahkan, hingga tingkat masyarakat,” kata Didiet.

Terkait kelembagaan badan keswadayaan masyarakat (BKM), seluruh pelaku Program Kotaku mesti memetakan posisi BKM pada saat ini: tidak berdaya, berdaya, mandiri, atau madani. Dan BKM di tahap mandiri menjadi ideal untuk melaksanakan kerja sama dalam melaksanakan program. “BKM tidak berdaya harus ditingkatkan kemandiriannya,” kata Didiet lagi. [KMP-2]

Penulis: Moh. Jihad Dienullah, Sub TA Sosialisasi, USK Komunikasi, Konsultan Manajemen Pusat (KMP) Program Kotaku wil. 2

Editor: Epn

2 Komentar


  1. Posted by ofick | Jan 23, 2019
    Gmana masalah dana bdi disekitar daerah gempa.? Perencanaan 2018 tertunda jadinya bagaimana kelanjutan program kotaku di NTB?

  2. Posted by ofick | Jan 23, 2019

    Mahsudx rencana tahun 2018 apakah akan akan di laksanakan 2019?

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.