Beranda Warta Cerita “Motor” Program Kotaku buat Kotagede

“Motor” Program Kotaku buat Kotagede

Cerita DIY Yogyakarta Kotagede Comments (2) View (253)

Tersebutlah Khaerudin, Nawasih, dan Agus Setyono. Trio sekawan itu diyakini warga Prenggan Rukun Tetangga 6 Rukun Warga 1, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta sebagai agen perubahan yang nyata. Pasalnya jelas, merekalah sang empunya dan pelaku pembangkit kesadaran masyarakat Prenggan untuk program pelebaran akses jalan, kreativitas motif cone block, dan menggugah warga untuk berswadaya membangun lingkungan bersama dan membuang jauh-jauh predikat kumuh dari wilayah.

Sesuai perencanaan, permukiman di Prenggan telah mendapatkan alokasi anggaran Bantuan Dana Investasi (BDI) melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sebesar Rp 307.853.000. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan pemasangan cone block dan cor, drainase, saluran air limbah (SAL), dan sumur resapan. Pembangunan itu memang membutuhkan banyak biaya, yang mesti ditanggung renteng pemerintah pusat, pemerintah daerah, warga, dan pemangku kepentingan lainnya di Kotagede.

Pelaksanaan pembangunan tadi tak serta merta berjalan mulus. Nah, di sinilah ketiga orang tadi yang tergabung dalam Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Gotong Royong beraksi. KSM Gotong Royong selaku inspirator juga menyempurnakan diri menjadi kelompok pengendali dan pengawal kegiatan Program Kotaku di lapangan.

Hasilnya memang patut diacungi jempol. KSM Gotong Royong sukses “merayu” warga atas pembangunan: akses jalan publik dari satu menjadi tiga meter sepanjang 46,3 meter. Sedikitnya ada lima rumah penduduk setempat yang rupanya terpapas demi pembangunan jalan lingkungan ini, di bagian halaman, sudut bangunan, atau depan kediaman. Tim KSM Program Kotaku pun mengajak warga untuk ikut ‘menyingsing lengan baju’ dalam bentuk apapun: ide, uang, tenaga. Seperti di antaranya, berkreasi menciptakan motif cone block, yang memanfaatkan alat produksi buatan sendiri. Warga juga diberi pengertian untuk bersama memantau dan mengevaluasi sambil berkoordinasi rutin, dan aktif sebagai bagian dari kelompok pemanfaat dan pemelihara (KPP).

Kini, kondisi wilayah Prenggan RT 6 RW 1 telah melepas predikat kategori wilayah kumuh dengan luas kumuh 0 persen. Indikatornya adalah rapi, nyaman, dan hijau, terlihat dari instalasi drainase yang tertata, serta akses jalan lebar dan aman. Keberhasilan di Prenggan sempat ditengok tim Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Yogyakarta, Satuan Kerja Kotaku, dan pelaku Program Kotaku (OSP 2) DIY. Mereka mengapresiasi dan berterima kasih kepada KSM Gotong Royong yang berdedikasi ikut serta menyukseskan kegiatan ini, termasuk kualitas administratif ala KSM. Metode pendampingan yang dilakukan KSM Gotong Royong pun dinilai sudah efektif dan efisien.

Warga pun mengamini betul fakta itu. Mereka mengaku merasakan langsung hasil besutan Program Kotaku. “Lingkungan RT kami sudah baik dan bersih sekarang. Bisa dilalui mobil dan dapat berputar mengelilingi wilayah,” ungkap seorang warga. Tempat berkumpul pun aman, disertai railing, borders, hingga tanaman. Kontur jalan sudah tak curam lagi, yang acap dijadikan tempat utama berkumpul anak-anak dan manula. “Sekarang anak-anak dan para manula sudah aman dan nyaman berjalan,” kata warga lain menimpali.

KSM Gotong Royong sepakat berkomitmen bersama masyarakat untuk rutin berkordinasi dalam rangka pemeliharaan hasil pekerjaan kegiatan Program Kotaku, khususnya drainase. KSM Gotong Royong berkeyakinan, pengetahuan dan kesadaran sosialisasi pengelolaan lingkungan bersih kepada masyarakat jauh lebih penting bila dilaksanakan secara terus menerus. Tetap semangat! [DIY]

 

Penulis: Tito Imam Santosa, Operasional dan Pemeliharaan, OSP 2 Program Kotaku DIY 

Editor: Epn

2 Komentar


  1. Posted by agus | Feb 19, 2019

    Salam

    Alhamdulillah keren banget, semoga semakin banyak warga yang suka n bergerak untuk perbaikan lingkungan permukiman, aamiin

    wasalam


  2. Posted by aries tenata | Feb 19, 2019

    Assalamualaikum...

    Alhamdulillah mantaff....perbanyak motor penggerak dalam penyadaran perilaku masyarakat untuk selalu hidup sehat....

     

    Wassalam

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.