Ratusan Personel Kotaku Sumut Dikontrak

Sumatra Utara Sibolga Tanjungbalai Cerita Comments (0) View (179)

Proses seleksi personel Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang dilaksanakan Panitia Promosi Seleksi dan Rekrutmen Personel Program Kotaku Provinsi Sumatra Utara berakhir sudah. Barisan yang lulus diumumkan, dan didaulat menandatangani kontrak kerja untuk periode per Maret hingga Desember 2019. Perjanjian kontrak kerja tersebut ditandatangani antara personel Program Kotaku dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Provinsi Sumut Siti Etty Maulida di Kantor Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Sumut, awal Maret ini.

Acara penandatanganan dilakukan secara bertahap sejak pagi. Dimulai dari cluster (wilayah) Sibolga, Tanjung Balai, Binjai, hingga wilayah Medan yang berakhir pukul lima sore hari. Secara simbolis penandatanganan kontrak kerja dilakukan oleh koordinator kota, asisten kota (askot) mandiri kota atau kabupaten, dan askot mandiri bidang kota/kabupaten.

Dalam sambutannya, Team Leader Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) Provinsi Sumut Ferry Setyawan meminta para personel fokus. Utamanya, membaca dengan teliti isi kontrak kerja sebelum diteken sebagai tanda memilih bergabung. Di antaranya soal pihak-pihak terkait kontrak, jumlah gaji, atau lokasi penugasan. Sebab konsekuensinya, Ferry menambahkan, kelak setiap personel terkontrak secara profesional mesti menerima hak dan kewajiban yang dikontrol PPK, hingga masa kontrak usai. “Tidak ada paksaan. Tidak jadi menandatangani pun tidak apa-apa,” kata dia.

Etty pun angkat bicara. Mengawali bergabung di program untuk masyarakat ini, menurut dia, akan ada restrukturisasi yang notabene berimbas pada keterlambatan gaji. Di antaranya berkas yang harus dilengkapi dan diselesaikan dengan tim personel terdahulu, pergantian PPK, yang berujung keterlambatan upah Januari dan Februari. “Semoga tim semakin kompak,” ujar Etty penuh harap. [Sumut]

 

Penulis: Noni Ramadhana Marikhan, Supporting Staff KMW Kotaku Provinsi Sumatra Utara

Editor: Epn

0 Komentar