"> ">
Beranda Warta Cerita Kolaborasi Kotaku Wujudkan Destinasi Wisata Joho Kampung Hepi

Kolaborasi Kotaku Wujudkan Destinasi Wisata Joho Kampung Hepi

Cerita Jalan-jalan ke Kotaku Jawa Tengah Kolaborasi Surakarta Comments (0) View (231)

Edisi "Jalan-jalan ke Kotaku" hari ini kami mengajak pembaca semua ke Provinsi Jawa Tengah. Tepatnya ke Kelurahan Manahan, Kota Surakarta. Kelurahan yang berada di pinggir Stasiun Purwosari ini memiliki kampung kreatif bernama Kampung Joho, yang terletak di RT 07 RW 10.

Dahulu, Kampung Joho merupakan kampung kumuh dengan jumlah penghuni sekitar 70 Kepala Keluarga (KK). Namun demikian, warga Kampung Joho mempunyai visi dan misi mengenalkan kampung mereka kepada masyarakat luas dan menjadi lokasi tujuan wisata. Diawali dari kreativitas salah seorang warga Joho bernama Marjanto, seorang seniman mural dan relief, mengekspresikan karyanya di tembok gang masuk ke kampung. Visi dia adalah membuat Kampung Joho menonjol dan menjadi perhatian orang. Mulanya kegiatan Marjanto itu ditentang oleh warga lain, tapi lama kelamaan warga memahami, bahkan mendukung pembuatan mural di samping, kiri dan kanan, tembok bangunan rumah milik warga.

Pada 2017, Kelurahan Manahan menerima Bantuan Dana Investasi (BDI) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan diprioritaskan untuk perbaikan dan pembangunan infrastruktur untuk menangani masalah genangan yang terjadi setiap kali hujan. Berbekal harapan mewujudkan Joho sebagai lokasi wisata, warga bergotong-royong, berkolaborasi dan berswadaya membangun taman gantung, lukisan mural, relief, bahkan kebun organik dengan memanfaatkan botol minuman bekas sebagai potnya.

Terwujudlah perbaikan jalan, drainase lingkungan, pembuatan ruang terbuka publik ramah anak (RTPRA) sebagai pendukung tempat bermain anak, serta bank sampah berkolaborasi dengan pemerintah dan donatur. Setiap akhir pekan, Kampung Joho menggelar kegiatan untuk anak-anak bermain permainan tradisional.

Dan setiap Sabtu dan Minggu, pada pukul 15.00 - 17.30 WIB, jalan masuk kampung ditutup untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak kampung meninggalkan gadget mereka dan diajak mengenal kembali permainan tradisional tempo dulu, seperti lompat tali, dakon, jilungan dan lain-lain. Keceriaan anak-anak jadi ciri khas kampung ini. Tak heran kampung ini akhirnya mendapat julukan "Joho Kampoeng Hepi".

Upaya warga mempromosikan Kampung Joho juga cukup intensif dan mendapat perhatian publik di media sosial. Ayo, kita hepi-hepi di Joho, Kampoeng Hepi. [Jateng]

Dokumentasi lainnya:

 

Oleh: Lynda Prima, Fasilitator Sosial Kota Surakarta, OSP Kotaku Provinsi Jawa Tengah-2

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.