Keberhasilan Program Kotaku karena Didukung SDM Memadai

Berita Kasatker IBM Rapat Kerja KMP Comments (0) View (1439)

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Muhammad Reva Sastrodiningrat optimis pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) berhasil gemilang, karena program ini memiliki sumber daya yang sangat memadai. Hal tersebut diungkapkan Reva, yang baru dilantik sebagai Kasatker IBM menggantikan Kasatker Penataan Kawasan Permukiman Berbasis Masyarakat (PKPBM) Mita Dwi Aprini—yang dipromosikan menjadi Kasi Analisa Teknis Subdit Rencana Teknis (Rentek) Direktorat PKP—dalam rapat kerja perdana bersama Tim Konsultan Manajemen Pusat Kotaku National Slum Upgrading Program (NSUP) wilayah 1, wilayah 2, dan Advisory, pada Selasa (2/4) pagi ini.

Reva juga mengharapkan, Tim KMP Kotaku wilayah 1 dan wilayah 2 menjalin kolaborasi yang baik. “Karena saya ingin kualitas konsultan yang sama,” tegasnya di hadapan para team leader (TL) dan seluruh Tenaga Ahli (TA) KMP Kotaku wilayah 1 dan KMP wilayah 2, Advisory Kotaku, dan manajemen KMP wil. 1 dan KMP wil. 2.

Dalam pertemuan setengah hari itu didiskusikan pula tentang isu-isu yang harus diselesaikan bersama dan tindak lanjutnya. Di antaranya terkait struktur organisasi Kotaku, progres pelaksanaan kegiatan, dan hasil program di lapangan yang dipublikasikan melalui media online (website). Dibahas pula mengenai eLearning, foto dokumentasi hasil pembangunan infrastruktur, dan juga video sosialisasi program.

Di sisi lain, menurut Reva, pendekatan pemberdayaan yang dilakukan Program Kotaku membuat masyarakat mempunyai rasa kepemilikan yang tinggi terhadap hasil pembangunan yang dilakukan. Dan, untuk memastikan kualitas kegiatan program, baik skala lingkungan maupun skala kawasan, diharapkan tim untuk turun langsung ke lapangan. “Kalau sudah berbicara skala kawasan, kita harus bicara impact, secara massif dan mengubah wajah kawasan,” ungkapnya. [KMP-2]

Dokumentasi lainnya:

 

Penulis: Iroh Rohayati Fatah, Tenaga Ahli Komunikasi KMP Kotaku Wilayah 2

Editor: Nina Razad

0 Komentar