Syafrianti, Sang Bundo Penanganan Kumuh di Sumatra Barat

Cerita Sumatra Barat Sosok Kotaku Tokoh Kotaku Comments (0) View (400)

Di edisi tokoh Kotaku hari ini kami menyampaikan profil Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatra Barat Syafrianti. Wanita yang akrab dipanggil Bundo ini dikenal sebagai pejabat yang sangat mengayomi dalam bekerja. Ia berperan layaknya ibu—itulah alasan kenapa beliau dijuluki "Bundo"—bagi staff, dan orang yang berkomunikasi dengannya akan merasakan suasana kekeluargaan sangat kental.

Sejak zaman Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) hingga Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Bundo sangat berperan dalam mendukung. Wanita yang tercatat pernah menjabat sebagai Satker P2KP di Sumatra Barat itu terlibat langsung dalam setiap kegiatan. Ia juga mendorong keterlibatan pemerintah provinsi (pemprov) dan stakeholders provinsi lainnya untuk berkolaborasi dalam mencapai target 100-0-100.

Langkah awal yang Bundo lakukan adalah mengomunikasikan dengan pemprov tentang kebutuhan kolaborasi dalam pencapaian target 100-0-100 Provinsi Sumatera Barat. Tanpa lelah Bundo memberikan pemahaman tentang langkah dalam membangun atau alternatif media kolaborasi semua sektor dan aktor untuk mendukung pencapaian target 100-0-100. Idenya adalah pembentukan Sekretariat Bersama (Sekber) 100-0-100 Tingkat Provinsi Sumatera Barat, mengingat pentingnya komunikasi lintas sektor dan aktor yang bergerak di bidang 100-0-100.

Akhirnya, bersama Satker, Bundo dapat meyakinkan pemprov untuk membuat Sekber 100-0-100 tingkat provinsi, tanpa menggantikan peran dan fungsi kelompok kerja (Pokja) yang sudah ada. Dalam hal ini Sekber berperan sebagai media koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dan aktor dalam pencapaian target 100-0-100 di Provinsi Sumatera Barat. [Redaksi]

0 Komentar