Tangani Sampah, Gunungcupu Akan Gandeng Dinas PRKPLH

Cerita TPS3R Ciamis Jawa Barat Comments (0) View (173)

Dahulu, Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat minim sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Perilaku masyarakatnya terkait kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pun masih minim. Hal ini memicu kondisi kumuh di desa tersebut. Bahkan, permasalahan sampah di desa ini mencapai nilai numerik 5 (tinggi), sehingga perlu penanganan khusus.

Pada 2018 Desa Gunungcupu mendapat Bantuan Dana Investasi (BDI) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sebesar Rp 1 miliar, yang dimanfaatkan untuk membangun sarana air bersih, jalan lingkungan, Mandi Cuci Kakus (MCK) umum, pengelolaan sampah, Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL), dan drainase. Termasuk pula mendirikan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (menggunakan kembali, mengurangi, dan daur ulang) atau TPS3R. Pembangunan TPS3R ini dimanfaatkan 90 Kepala Keluarga (KK) Masyarakat Berpenghasilan Rendah dari total 151 KK, termasuk di antaranya 284 jiwa perempuan dari jumlah total warga 552 orang.

Pembangunan TPS3R dilaksanakan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) PWD Gunungcupu berdasarkan usulan masyarakat dan didukung pemerintahan desa membangun TPS3R dengan dana BDI Program Kotaku 2018 tahap 2 sebesar Rp 110 juta, ditambah swadaya Rp 6.740.000. Pelaksanaan kegiatan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Cupumanik.

Di Desa Gunungcupu ini, khususnya di lokasi prioritas Gunungrasa, sudah memiliki bank sampah yang dibentuk dari tindak lanjut Focus Group Discussion (FGD) Perubahan Sikap dan PHBS dari pelatihan Peningkatan Kapasitas Masyarakat (PKM) 2018. Bank  Sampah yang terbentuk ini bernama “Mulung Untung” diketuai oleh Iwan Herdiana. Menurut Iwan, Bank Sampah Mulung Untung sudah mempunyai nasabah sebanyak 70 orang dengan rata-rata omzet Rp 27.444 per bulan. Meski omzet masih sedikit, bank sampah ini dapat dikatakan berhasil karena mampu mengurangi sampah dan mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih bersih.

Pada Senin (11/2) silam, Dinas DPRKPLH Kabupaten Ciamis berkunjung ke Bank Sampah Mulung Untung dan melihat TPS3R yang dibangun oleh Program Kotaku. Dalam kunjungan tersebut Kabid Lingkungan Hidup H. Dadan mengundang pengelola bank sampah “Mulung  Untung” untuk belajar tentang administrasi dan cara pengoperasian bank sampah ke bank sampah induk “Paguyuban Sapu Nyere”. Sebagai bentuk kolaborasi dari dinas DPRKLH akan ada pembinaan lebih lanjut tentang pengolahan sampah, baik dari segi peningkatan kapasitas pengelola sampah dan kemajuan bank sampah untuk menunjang kegiatan tersebut, baik cash maupun in-kind. Selanjutnya, akan dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) atau nota kesepahaman, dengan Bank Sampah Induk Kabupaten Ciamis. [Jabar]

Penulis: Sifa Laila, Fasilitator Sosial Tim 1 Ciamis, OC Kotaku Provinsi Jawa Barat

Editor: Nina Razad

0 Komentar