Pembangunan Program Kotaku Hendaknya Dukung Peningkatan Penghidupan Masyarakat

Berita Kunjungan Lapangan Sumatra Utara Medan Kasatker IBM Comments (0) View (553)

Hendaknya pembangunan yang dilaksanakan melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) diarahkan ke peningkatan penghidupan rumah tangga masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga setempat. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Strategi dan Portofolio Kementerian Keuangan Republik Indonesia Scenaider Clasein Siahaan saat berkunjung ke lokasi dampingan Program Kotaku di Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, pada Rabu (24/4).

Kedatangan Scenaider ke kelurahan yang menerima Bantuan Dana Investasi (BDI) tahun anggaran 2018 ini didampingi pula oleh, antara lain, Kepala Satker Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Muhammad Reva Sastrodiningrat, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kotaku Wil. 1 Martyanti R. B. Sianturi. Tampak hadir pula Kelompok Kerja (Pokja) Penataan Kawasan Permukiman (PKP), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PIP Kota Medan, Lurah Tanjung Gusta, pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), warga penerima manfaat, Oversight Consultant (OC) Kotaku Provinsi Sumatra Utara (Sumut) beserta Tim Korkot 2 Kotaku Kota Medan.

Dalam pertemuan singkat itu, Pokja PKP menjelaskan mengenai kolaborasi penanganan kumuh yang telah dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Gusta. Sedangkan Koordinator BKM Tanjung Gusta menyampaikan manfaat yang diterima warga dari penanganan kumuh dengan dana BDI, juga dana pinjaman bergulir yang masih terus bergulir di masyarakat dalam pengelolaan UPK. Sementara itu, PPK Kotaku Wil. 1 Martyanti Sianturi mengatakan, tahun depan tidak akan ada lagi BDI skala lingkungan, melainkan fokus dengan BDI skala kawasan.

Selain Tanjung Gusta, rombongan juga mengunjungi Kelurahan Bandar Selamat, yang menerima BDI Program Kotaku tahun anggaran 2018. Di lokasi ini terungkap kepuasan warga terhadap infrastruktur yang dibangun melalui Program Kotaku, karena berhasil merubah wajah lingkungan mereka menjadi tidak kumuh. Menanggapi hal ini, Direktur Strategi dan Portofolio Kemenkeu Scenaider Siahaan mengimbau agar BKM dan masyarakat dapat menjaga infrastrukur yang telah dibangun serta menjaga kebersihan di lingkungannya, sehingga mereka dapat tinggal dengan nyaman di lingkungan yang bersih dan sehat.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas PKP2R Kota Medan Beni Iskandar menjelaskan bahwa di lokasi kegiatan BDI akan dibangun ruang terbuka hijau (RTH). Saat ini Dinas PKP2R Kota Medan sedang negosiasi pelepasan hak atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat. [Sumut]

 

Penulis: Kurniawan Efendi, Korkot Kota Medan, OC Kotaku Provinsi Sumatra Utara

Editor: Nina Razad

0 Komentar