Beranda Warta Berita KBIK Reboan: Menulis itu Mudah

KBIK Reboan: Menulis itu Mudah

Berita KBIK KMP 2 Comments (0) View (310)

Banyak orang yang punya gagasan, ide, cerita atau berita pengalaman pribadi dalam benaknya namun sulit untuk dituangkan dalam secarik tulisan yang renyah dan menjadi sebuah karya ilmiah popular, selain itu mengungkapkan sisi humanis, kondisi soial dan lainnya dikemas dalam bentuk feature. Beranjak dari situlah, KMP mengadakan reboan dalam bentuk KBIK mengangkat tema Menulis Itu Mudah. Bertempat di ruang rapat utama KMP-2, Rabu 8 Mei 2019 ini, dihadiri Tim KMP-2 yang cukup antusias sehingga terjadi diskusi hangat dari paparan yang disampaikan narasumber TA Komunikasi Iroh Rohayati Fatah, Sub TA Komunikasi Stephen Vincent—yang biasa dipanggil Epeng, dan Asisten Komunikasi untuk Media Sosial Nina Firstavina.

Menurut Iroh, menulis itu mudah, tanpa harus ragu langsung saja dituangkan dari apa yang dalam pikiran dan mengalir. Rincinya, apa saja yang bisa menjadi tulisan? Apapun event-nya bisa jadi tulisan, semisal seremonial, cerita kegiatan, dan lainnya. Semisal, ada pemda yang melakukan replikasi kegiatan program Kotaku, ini bisa menjadi tulisan dan akan menjadi praktik baik bagi wilayah lainnya.

Harus diingat juga, lanjut Iroh, apa saja prinsip-prinsip dalam menulis? Lalu apa kiat agar memudahkan dalam suatu tulisan atau berita. Misal biasakan menulis pertama, menulis tanggal, lokasi dari tempat kegiatan, catat narasumber, jabatan, namun untuk gelar tidak perlu nama gelar. Selain itu, catat statemen narasumber dan tanya jawab, misal bahwa di lokasi tidak banjir lagi setelah ada pembangunan.

Sementara itu, dalam penulisan harus menentukan lead. Menurut Epeng, lead adalah kepala berita/rangkungan cerita, dirangkum lagi dari lead akan menjadi suatu judul. Selain itu, sistematika penulisan menggunakan format piramida terbalik artinya dari hal yang paling penting hingga yang kurang penting. Lanjutnya, prinsip dasar menulis melalui rumus 5W (Who, What, Why, Where, When, +1H (How). Penulisan dalam bentuk cerita (feature) juga harus fokus pada cerita yang ingin ditulis, tulis hal-hal apa yang paling diunggulkan dan resep apa, sehingga bisa didapatkan tips keunggulannya.

Narasumber lainnya, Nina menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan feature. Jelasnya, prominence atau keunggulan, conflict (permasalahan), proximity atau kedekatan antara berita dengan khalayak, timelines atau waktu yang harus aktual, currency (kekinian), unusual atau hal yang tak biasa, human spirit (hal yang menginspirasi) dan magnitude (dampak tulisan terhadap khalayak).

Dari beberapa diskusi dalam KBIK ini, ada beberapa dalam hal yang muncul dalam menulis. “Kalau saya menuslis itu mengalir saja tanpa memperhatikan rumus 5W+1H karena beralasan nanti ada editor yang akan menyempurnakan tulisannya,” ujar TA FIC Agus Sudirman. Selain itu, menurutnya, kalau tidak ada yang menarik saya tidak akan menulis.

Hal ini ditimpali Epeng, apapun sebenarnya dapat menjadi sebuah tulisan. “Kita keluar kantor saja sudah banyak yang dapat diangkat menjadi suatu tulisan,” tegas Epeng.

Sementara TA PIM KMP-2 Leo Saripianto, mempertanyakan bagaimana tulisan terkait kasus, apakah harus ditulis inisial atau ditulis utuh namanya? Bagaimana untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Menanggapi hal ini, Nina mengatakan, khusus tulisan PIM sebaiknya lebih fokus ke tips dan solusi permasalahannya, bukan mengangkat kasus atau pelakunya. [KMP-2]

 

Penulis: M. Jihad Dienullah, Sub TA Komunikasi, KMP Program Kotaku wil. 2

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.