"> ">
Beranda Warta Cerita Tokoh Kotaku: PPK PIP Kota Sabang, Aceh

Tokoh Kotaku: PPK PIP Kota Sabang, Aceh

Cerita Tokoh Kotaku Sosok Kotaku Aceh Comments (0) View (163)

Edisi "Tokoh Kotaku" hari ini kami menyampaikan profil relawan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dari Kota Sabang, Provinsi Aceh. Yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pembangunan Infrastruktur Permukiman (PIP) Kota Sabang R. Maulana Nuradhi Wicaksana. Lelaki kelahiran 36 tahun lalu ini pertama kali ke Aceh ketika tsunami melanda Aceh pada 2004, sebagai relawan. Pada 2007, ia kembali ke Aceh dan bergabung dengan Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP).

Bapak dua anak ini aktif sejak zaman kuliah hingga kini, di antaranya, sebagai Sekretaris FKPPI Kota Sabang, Ketua Harian Pengcab Kodrat Kota Sabang, Forum Komunitas Hijau Teurawah Kota Sabang. Pada 2009, Maulana diangkat sebagai CPNS Pemko Sabang, sedangkan pada 2010 diangkat sebagai PNS di Dinas PU Kota Sabang sebagai staf di Seksi Tata Bangunan dan Lingkungan Bidang Cipta Karya. Pada 2015 menjabat Kasie Tata Bangunan dan Lingkungan.

Kedekatannya dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tidak diragukan lagi, mengingat sejak 2007 ia sudah terlibat dalam program. Saat menjadi PNS pun ia dipercaya menjadi Bendahara Satker PIP Kota Sabang mulai 2010 sampai 2013.

Maulana juga sangat aktif mendampingi Program Kotaku. Banyak kegiatan Kotaku yang dihadirinya langsung, baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Korkot Kota Sabang maupun yang dibuat oleh tingkat provinsi atau skala nasional, semisal Pelatihan Dasar, Pelatihan Madya, Workshop, Lokalatih, Expo, Lokakarya, Strakom. Kedekatan serta pengalamannya dalam program serupa juga memudahkan dalam berkonsultasi maupun koordinasi. Pengalaman yang dibagikan atau jalur koordinasi tingkat pemda yang ia buka sangat membantu dalam menjalankan Program Kotaku.

Ia juga dengan senang hati menghadiri kegiatan-kegiatan yang dibuat oleh masyarakat yang berkaitan dengan Program Kotaku, seperti pelatihan aplikasi pengelolaan keuangan, pelaksanaan kegiatan BDI, bahkan rapat-rapat yang diadakan di tingkat gampong untuk proses pra pelaksanaan kegiatan Kotaku.

Dengan gaya yang humoris, ia memberikan semangat dan masukan untuk menyukseskan Program Kotaku di Kota Sabang. “Yang penting tetap semangat, yang lain, amanlah tu,” begitu ucapan khas yang kerap dilontarkan, sambil tertawa.

Lebih lanjut Maulana berharap, dengan adanya Program Kotaku membawa dampak positif bagi lingkungan permukiman yang lebih tertata, bersih, sehat dan bebas dari kekumuhan, Juga memberikan dampak dan pengaruh yang lebih baik bagi masyarakat tentang penyadaran indikator kumuh, pola pikir dan perubahan perilaku masyarakat sehingga kota Sabang terbebas dari kekumuhan. [Aceh]

Penulis: Tim Komunikasi OC Kotaku Provinsi Aceh

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.