Beranda Warta Berita Jaring 5020 Relawan

Jaring 5020 Relawan

Comments (0) View (1063)
Pelaksanaan Pelatihan Relawan di Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) V Sulawesi Utara dan Gorontalo, kini memasuki tahapan penyelesaian. Tak kurang dari 5020 orang relawan, terjaring dalam Rembug Kesiapan Masyarakat (RKM) yang berakhir awal September lalu. Selain melibatkan aparat pemerintah kelurahan/desa, pelaksanaan RKM ini juga berhasil menjaring relawan dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi serta melibatkan kaum perempuan dalam prosentase yang cukup besar. Dari data SIM yang diterima dari Asisten Manajemen Data (Asmandat) KMW V, Piter Suli, selama pelaksanaan RKM, terdapat 806 kali pertemuan dari total 140 Kelurahan cakupan KMW V yang meliputi Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan RKM dilakukan berjenjang mulai dari tingkat lingkungan (RW) hingga ke kelurahan/desa. Walaupun demikian, kata dia, selama berlangsungnya RKM, setidaknya melibatkan 45.000 jiwa penduduk yang meliputi 24.975 perempuan dan diikuti orang miskin sebanyak 24.443 jiwa (cut off data : 30 September 2004). Sementara, meski pelaksanaannya sebagian besar digelar di kantor kelurahan, namun ada juga warga—yang juga ikut menjadi relawan--yang secara khusus meminta RKM dilaksanakan di rumah ataupun dilaksanakan di gedung sekolah milik Yayasan Persekolahan Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM). Keterlibatan aktif masyarakat maupun pihak lain dalam pelaksanaan kegiatan P2KP, setidaknya memberikan gambaran seberapa besar harapan yang digantungkan pada proyek ini, serta sebera jauh pemahaman mereka tentang substansi pemberdayaan yang difasilitasi fasilitator kelurahan KMW V. Hingga Oktober ini, pelatihan terhadap relawan-relawan yang terjaring itu, sudah hampir memasuki tahapan penyelesaian. Khusus untuk daerah-daerah yang mayoritas penduduknya Muslim, diupayakan selesai sebelum bulan suci Ramadhan. Laksanakan RK Untuk mengisi kekosongan terhadap kelurahan-kelurahan yang sudah menyelesaikan pelatihan relawan, difasilitasi Faskel, para relawan yang sudah dilatih ini mulai melakukan identifikasi kelompok-kelompok yang ada di masyarakat, sebagai persiapan memasuki tahapan Focus Group Discussion (FGD) Refleksi Kemiskinan. “Diharapkan, dengan teridentifikasinya kelompok-kelompok masyarakat ini, pelaksanaan FGD Refleksi Kemiskinan akan lebih muda dilaksanakan,” jelas Team Leader KMW V, Ir. Sulton. (Deky Geruh, TA Sosialisasi KMW V)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.