Beranda Warta Berita Meneguhkan Peran Pemda sebagai Kolaborator Pembangunan

Meneguhkan Peran Pemda sebagai Kolaborator Pembangunan

Berita Jawa Timur Workshop Satker Pokja Comments (0) View (425)

Sebagai program yang berada langsung di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) berada pada posisi mendukung agenda Nawa Cita dan Nawa Bakti Setia Jawa Timur (Jatim), terutama pada agenda Jatim Sejahtera dan Jatim Akses untuk kemakmuran Jawa Timur. Baseline data dengan membangun kolaborasi dengan segala sektor yang berkaitan satu sama lain, sehingga tidak hanya bergantung pada pembiayaan pemerintah saja.

Hal ini ditegaskan Kepala Satker Provinsi Jawa Timur Razali di hadapan 150 peserta Workshop Program Kota, yang terdiri atas Tim Kelompok Kerja (Pokja) dan Satuan Kerja (Satker) dari 36 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Workshop yang dilaksanakan di Hotel Halogen, Sidoarjo, Jawa Timur itu berlangsung pada 16-18 Juli 2019.

Menurut Razali, visi Jawa Timur Sejahtera mendapat ujian wabah hepatitis A di Pacitan pada awal Juli ini. Di antaranya disebabkan masih banyak warga yang belum memiliki jamban keluarga. Keberadaan infrastruktur dan pola pikir warga menjadi salah dua penyebab utama timbulnya masalah ini. “Keduanya harus bersama-sama dibangun, agar output dan outcome bisa berjalan selaras dan berkesinambungan,” ujar dia. Salah satu yang digarisbawahi adalah ajakan kepada pemda agar bisa menjadi pengembang layanan dan pembangunan yang bisa menjamin output dan outcome pembangunan di masing-masing daerah.

Adapun narasumber acara ini, antara lain, Bappeda Provinsi Jawa Timur yang membahas tentang "Arah Kebijakan Daerah Jawa Timur dalam Penanganan Kumuh", serta Program Management Unit (PMU) Boby Ali Azhari dan Kepala Satker Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Muhammad Reva Sastrodiningrat yang membawakan materi tentang "Penaganan Permukiman Kumuh Skala Kawasan".

Pada kesempatan itu juga ditampilkan praktik baik masing-masing kabupaten dan kota, dalam bentuk roll banner yang dipamerkan di bagian belakang hall, yang akhirnya menjadi semacam display unik yang informatif dan menjadi bahan diskusi antara Satker dengan Pokja. [KMP-2/Jatim]

Dokumentasi lainnya:

   

Penulis: Tim Komunikasi OSP Kotaku Jawa Timur dan KMP Kotaku Wil. 2

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.