Sertifikasi, Bukti Kompentesi Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia

Sertifikasi Tenaker Kepulauan Riau Kota Batam Berita Comments (0) View (302)

Kualitas Infrastruktur yang baik dan berfungsi harus diterapkan oleh semua pelaku pada Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), sehingga diperlukan tenaga kerja konstruksi yang kompeten di bidangnya. Oleh karena itu Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, melakukan Fasilitasi Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bagi 626 orang di tiga lokasi: Proyek Pembangunan One Mall Batam sebanyak 410 orang, Golden Prawn (Bengkok) sebanyak 45 orang, dan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah (Tanjung Uncang) sebanyak 171 orang, pada 18-20 Juli 2019.

Kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Bina Konstruksi melalui Dinas Pekerjaan Umum, Pertanahan, dan Tata Ruang Provinsi Kepulauan Riau. Semua tenaga kerja konstruksi yang mengikuti kegiatan ini berasal dari seluruh lokasi dampingan Program Kotaku se-Kota Batam. Pelatihan diikuti oleh tenaga kerja berbagai profesi di bidang konstruksi, seperti tukang besi beton, tukang pasang bata, tukang bangunan gedung, tukang pasang ubin, tukang pasang plester.

Selain bertujuan agar bangunan Infrastruktur lebih baik dan berkualitas, kegiatan sertifikasi ini juga untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja konstruksi yang diakibatkan oleh kurang terampilnya sumberdaya manusia (SDM) yang bekerja. “Kegiatan uji kompetensi sertifikasi tenaga kerja konstruksi oleh instruktur yang terlatih di bidang konstruksi termasuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting, sehingga mereka bisa bekerja pada perusahaan konstruksi juga bangunan tinggi. Peserta akan mendapatkan sertifikat untuk membuktikan bahwa tenaga kerja Indonesia berkompeten di bidangnya," ujar Wali Kota Batam, HM. Rudi.

Kegiatan ini tidak dipungut biaya alias gratis. Peserta mendapatkan sertifikat sesuai bidang yang dikompetensikan. Sertifikat ini berlaku secara nasional, bahkan internasional. Lebih lanjut Wali Kota Batam berharap, bukan hanya Kota Batam, melainkan seluruh Indonesia mempunyai tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan andal, sehingga bisa bersaing dengan negara tetangga. [Kepri]

Oleh: Ari Hariani, Askot Kolaborasi & Kelembagaan, Kota Batam, KMW/OC Kotaku Provinsi Kepulauan Riau

Editor: Vhany Medina/Nina Razad

0 Komentar