Beranda Warta Berita Matangkan Kesiapan Tuntaskan Kumuh, Pangkalpinang Gelar Loksus Skala Kawasan

Matangkan Kesiapan Tuntaskan Kumuh, Pangkalpinang Gelar Loksus Skala Kawasan

Berita Lokakarya Khusus Skala Kawasan Bangka Belitung Pangkalpinang Comments (0) View (69)

Pada 2014, luas permukiman kumuh Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung adalah seluas 196,2 Ha. Pada 2019 ini, luas kumuh tersisa 21,90 Ha. Artinya, sejak intervensi Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kota Pangkalpinang, yang didukung oleh sharing program melalui APBD, baik kota maupun provinsi, Kota Pangkalpinang mampu menurunkan kumuh seluas 174,3 Ha. Tahun ini, 2019, merupakan batas target akhir Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk menuntaskan luasan kumuh.

Pemerintah Kota Pangkalpinang optimis, yakin, dan percaya 21,90 Ha tersebut dapat dicapai dengan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, masyarakat, kelompok peduli, pihak swasta, dan BUMN/BUMD. Penuntasan kekumuhan di Kota Pangkalpinang juga merupakan salah satu cara untuk menjadikan Pangkalpinang sebagai Kota Beribu Senyuman.

Untuk itu, Kota Pangkalpinang menggelar Lokakarya Khusus Kegiatan Skala Kawasan Program Kotaku di Ruang Pertemuan Ren’z Hotel, Kota Pangkalpinang, pada Selasa (16/7) silam sebagai upaya mematangkan kesiapan Kota Pangkalpinang dalam melaksanakan pembangunan skala kawasan, khususnya yang ada di Kelurahan Opas Indah dan Gedung Nasional. Proses kegiatan skala kawasan ini memang dalam proses pelaksanaan lelang. Lokakarya Khusus ini dihadiri oleh 45 orang peserta terdiri atas Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) kota, Pokja PKP provinsi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Forum Komunikasi AntarBadan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat (FKA-BKM/LKM) tingkat kota, sektor swasta, dan pendamping Program Kotaku Kota Pangkalpinang.

Kegiatan skala kawasan di Kelurahan Opas Indah dan Gedung Nasional itu dinilai dapat memberikan perubahan wajah di lingkungan Kota Pangkalpinang. Nantinya juga diharapkan mampu menjadi salah satu lokasi wisata baru. Pemerintah kota berharap, jangan hanya kita saja yang mendatangi wilayah orang lain untuk studi banding, namun kita juga harus punya tekad bahwa tempat kita juga memiliki potensi dan layak untuk dikunjungi oleh orang lain.

Adapun hasil lokakarya khusus kegiatan skala kawasan, pemaparan dan diskusi para narasumber, diskusi kelompok terarah ini didapat beberapa kesepakatan, antara lain, pertama, pemerintah kota (pemko) menargetkan luasan kumuh pada Tahun 2019 mencapai 0 Ha. Kedua, Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) lokakarya khusus di tingkatan kota dalam upaya pengurangan luasan kumuh. Ketiga, koordinasi dengan pemprov terkait pasca pelaksanaan kegiatan skala kawasan. Keempat, adanya surat edaran Wali Kota Pangkalpinang terkait dukungan dalam pelaksanaan dan pasca pelaksanaan pembangunan kegiatan skala kawasan. Kelima, pertemuan khusus untuk membahas kolaborasi dalam penanganan kumuh dengan pihak swasta, BUMN, BUMD, dan kelompok peduli agar memaksimalkan hasil pencapaian target pengurangan luasan kumuh di kota pangkalpinang. Keenam, adanya pengajuan surat tindak lanjut dari Bappeda ke pihak BPN terkait pembuktian sertifikat dan batas tanah masyarakat yang terkena dampak pembangunan. Ketujuh, adanya kesepakatan Pokja terkait lahan di lokasi  kegiatan skala kawasan untuk survei ke lapangan terkait pematokan batas lahan, pada tanggal 23 Juli 2019. Kedelapan, adanya koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan terkait tugu KB untuk penghapusan aset atau pemindahan lokasi. Kesembilan, adanya pertemuan kembali terkait pembebasan lahan di RT 002 untuk di pindahkan dengan melibatkan pihak kelurahan, kecamatan dan Satpol PP. Kesepuluh, adanya penambahan untuk di RTP penanaman pohon yang sudah besar agar menjadi teduh dan adanya pembangunan permainan anak-anak. Kesebelas, melakukan percepatan penyusunan masterplan dan maket kegiatan skala kawasan. [Babel]

Dokumentasi lainnya:

Penulis: Tim Komunikasi KMW/OC Kotaku Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.