Beranda Warta Cerita Program Pemprov Jaktim untuk Kelurahan Cakung Barat

Program Pemprov Jaktim untuk Kelurahan Cakung Barat

Cerita DKI Jakarta Jakarta Timur Kiprah Pemda Comments (0) View (258)

Kota besar, seperti Jakarta, merupakan destinasi paling menarik untuk didatangi guna mengadu nasib. Padahal sesungguhnya, bersamaan dengan urbanisasi hadir pula segudang persoalan yang harus dipikirkan. Salah satunya persoalan kumuh, yang kini menjadi prioritas perhatian bagi pemerintah daerah, Karena diperlukan penanganan khusus. Satu dari sederet solusi yang dilakukan adalah memaksimalkan berbagai potensi yang ada, serta menggerakkan seluruh warga dan unit kerja perangkat daerah terkait agar mengetahui persoalan wilayah di level kelurahan.

Begitu pula Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, menghadapi berbagai persoalan kumuh. Mulai dari segi infrastruktur jalan, drainase, permukiman padat, hingga persoalan sampah. Seringkali yang menjadi kendala dalam mengatasi permasalahan ini adalah kurangnya kesadaran warga masyarakat terhadap lingkungan. Akibatnya, drainase sering mampet, menyempit, bahkan banjir.

Selama ini Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) melakukan tindakan pencegahan dengan cara memberikan edukasi kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran, karena akan membuat saluran mampet dan berakibat banjir. Tetapi mengubah perilaku masyarakat agar menjaga lingkungan menjadi bersih tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu kesabaran dan keikhlasan dalam memberikan pengetahuan kepada warga.

Hanya saja, yang membuat warga kecewa bukan hanya soal banjir, tetapi rencana perbaikan saluran dengan pemasangan U-ditch, sebagaimana diusulkan melalui Bantuan Dana Investasi (BDI) 2018 Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tidak bisa terealisasi. Kekecewaan ini diungkapkan warga kepada lurah, LKM dan tim pendamping.

Namun, berkat upaya LKM, pihak kelurahan, dan tokoh masyarakat lainnya, kekecewaan warga RW 007 tidak berlangsung lama. Setelah dilakukan koordinasi langsung dengan Suku Dinas (Sudin) Perumahan Jakarta Timur yang membidangi Program Community Action Plan (CAP), disepakati akan dilakukan perbaikan 420 meter drainase dengan U-ditch, rabat beton, dan 220 meter pengaspalan di RW 007. Solusi ini memberi angin segar bagi LKM Cakung Barat dan masyarakat lokasi sasaran. Mereka menyambut antusias kesepakatan bersama hasil pertemuan antara Tim Kotaku, LKM Cakung Barat, dan Sudin Perumahan Kota Jakarta Timur yang dimediasi oleh pihak Kelurahan Cakung Barat.

Menurut Kasi Perumahan dan Kawasan Permukiman Sudin Perumahan Kota Jakarta Timur Akbar, sesuai Peraturan Gubernur No 90 tahun 2018 tentang peningkatan kualitas permukiman dalam rangka penataan kawasan permukiman terpadu, disebutkan CAP sebagai kajian rencana aksi peningkatan kualitas permukiman berbasis masyarakat. Sedangkan Collaborative Implementation Program (CIP) adalah implementasi kegiatan peningkatan kualitas permukiman berbasis masyarakat melalui penanganan bersama multipihak.

Implementasi CAP-CIP tersebut di Kelurahan Cakung Barat dilaksanakan di RW 007 sebagai RW kumuh dan lokasi dampingan Program Kotaku 2019. Saat ini statusnya dalam proses pelaksanaan, dengan total anggaran sebesar Rp 2,5 miliar. Kegiatan yang dilaksanakan berupa pembangunan saluran U-ditch, jalan rabat beton, pengaspalan, drainase, tong sampah, penghijauan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan mural.

Bagi masyarakat, yang terpenting adalah perencanaan yang sudah mereka susun dapat terealisasi, sehingga bisa menjawab PR dari LKM Cakung Barat dan KSM yang selama ini selalu menjadi alamat pertanyaan warga. Realisasi Program CAP Sudin Perumahan Kota Jakarta Timur menjadi penawar untuk penantian usulan masyarakat RW 007. [DKI]

Penulis: Inayatullah, TA Komunikasi KMW/OC Kotaku Provinsi DKI Jakarta

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.