Beranda Warta Berita Kolaborasi Perumahan Program Kotaku dengan PT. SMF di Kota Pontianak

Kolaborasi Perumahan Program Kotaku dengan PT. SMF di Kota Pontianak

Berita Kunjungan Lapangan Kolaborasi SMF Pontianak Kalbar Comments (0) View (110)

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kembali berkolaborasi dengan PT. Sarana Multigriya Finansial untuk program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Kali ini lokasi sasarannya adalah Kota Pontianak, tepatnya di Kawasan Parit Nanas. Kolaborasi perumahan dengan nilai sekitar Rp 2 miliar ini akan menyasar 25 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kawasan Parit Nanas, Kota Pontianak.

Hal tersebut terungkap dalam audiensi yang dilakukan antara mantan Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya (periode 2016-2018) Rina Farida selaku Konsultan PT. SMF, didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kotaku 2 Martyanti Sianturi dan Risk Management and Compliance Division Head PT. SMF Wisnu Prihartono, dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, di Kawasan Kawasan Parit Nanas, Kelurahan Siantan Hulu Kota Pontianak, pada Rabu (7/8) lalu.

Menurut Rina, masing-masing MBR akan mendapat bantuan perbaikan rumah tidak layak huni sesuai dengan Detail Engineering Design (DED). Target dari kolaborasi tersebut adalah agar MBR yang tinggal di seputaran Kawasan Parit Nanas memiliki tempat tinggal layak huni dan memenuhi standar kesehatan dan keselamatan. Sebelumnya Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Siantan Hulu telah melakukan survei dan observasi dalam rangka memetakan kondisi rumah tidak layak huni dan kesiapan calon penerima manfaat kolaborasi perumahan dengan SMF.

Wali Kota Pontianak sangat menyambut baik rencana kolaborasi ini mengingat Kawasan Parit Nanas merupakan lokasi unggulan di Kota Pontianak. Parit Nanas yang terkoneksi dengan muara Sungai Kapuas ke depan akan dikembangkan menjadi destinasi wisata air. Penataan Kawasan Parit Nanas telah dimulai melalui kegiatan reguler PKP dan APBD. Kemudian Program Kotaku ikut menata melalui kegiatan skala kawasan, dan Pemkot Pontianak bersyukur SMF ikut berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas perumahan MBR. Wali kota berharap agar pelaksanaan, pengawasan, dan pemeliharaan kegiatan ini melibatkan pemerintah kota dalam bentuk tim teknis.

Sebelum audiensi, rombongan telah melakukan kunjungan ke Kawasan Parit Nanas, ditemani oleh Ka Balai Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Barat Deva Rachmadi, PPK Provinsi Kalimantan Barat Ayu Juwita, Kepala Dinas PRKP Kota Pontianak Fuadi Yusla, Kabid Perumahan Dinas PRKP Kota Pontianak Riyanto Basuki, anggota BKM Wahana Pangeran Kelurahan Siantan Hulu, Tim OC 6 Provinsi Kalimantan Barat dan Tim Korkot Pontianak. Sepintas Rina mencermati kondisi rumah, kelengkapan ruang, ventilasi, kondisi kamar mandi serta melakukan dialog dengan penghuni rumah.

Permasalahan utama rumah di kawasan ini adalah kondisi lantai dan atap yang telah lapuk dan sarana MCK yang tidak memenuhi syarat kelayakan. Secara khusus Rina menyoroti pengolahan sampah yang tidak terkelola dengan baik, sehingga menumpuk di saluran air. Kemudian Rina berpesan kepada lurah dan BKM agar memerhatikan pengelolaan sampah rumah tangga, agar lingkungan yang telah ditata dengan baik terjaga kebersihan dan kesehatan lingkungannya.

Kolaborasi perumahan antara Program Kotaku dengan SMF telah dimulai sejak 2018. Tahap 1 telah dilaksanakan di Kelurahan Purwokinanti, Kota Yogyakarta dengan nilai kolaborasi sekira Rp 1 miliar untuk 14 KK MBR. Berangkat dari keberhasilan kegiatan di Purwokinanti, SMF kemudian mengembangkan kegiatan Tahap 2 di Kota Pontianak dan Kota Semarang. Progres kegiatan saat ini masih di tahap perencanaan (penyusunan DED dan RAB) tetapi diharapkan pada akhir Agustus 2019 kegiatan fisik sudah dapat dimulai. Target RTLH yang akan dikolaborasikan di Kota Pontianak sekira 25 RTLH, sementara di Kota Semarang sekira 43 RTLH. Ke depan SMF akan kembali mengembangkan kolaborasi perumahan Tahap 3 di Kota Bukittinggi dan Kota Makasar. Kedua kota terakhir ini masih tahap pemetaan calon penerima manfaat dan ditargetkan dapat memulai kegiatan di awal Oktober 2019. [Kalbar]

Dokumentasi lainnya:

 

Penulis: Damar Widiatmoko, FIC Specialist KMP Kotaku wil.1

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.