Program Kotaku Tuntaskan 310,38 Ha Area Kumuh

Berita Kliping Malang Jawa Timur Jatim Comments (0) View (1478)

MALANG, SURYA - Sejak digulirkan tahun 2015, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) mampu mereduksi dan menuntaskan kawasan kumuh di Kota Malang seluas 310,38 Hektare. "Sesuai dengan data yang ada luas kawasan kumuh Kota Malang sebesar 608,6 Ha (5,53 persen dari luas Kota Malang 11.606 Ha). Artinya hingga akhir tahun 2018 kawasan kumuh tersisa seluas 298,22 Ha. Ini yang akan kita upayakan bisa tuntas hingga akhir 2020," ujar Sutiaji, Wali Kota Malang usai menerima laporan Tim Koordinator Kotaku Kota Malang seperti dalam rilis kepada Surya. "Ini progres yang positif, dan saya minta untuk di-push agar Kota Malang zero kawasan kumuh di 2020," imbuh Wali Kota Sutiaji. Arief Prasetya, Koordinator Kota Program Kotaku, dalam laporannya menginformasikan progres pengurangan kawasan kumuh. Tahun 2015 mampu menuntaskan kawasan kumuh seluas 71,49 Ha. 2016 berkurang seluas 17,08 Ha dan tahun 2017-2018 secara maksimal mampu berkurang seluas 221,81 Ha. "Dari luasan kawasan kumuh (608,6 Ha di awal program, red), bentangannya tersebar pada 29 kelurahan yang ada di Kota Malang. Dengan 3 (tiga) karakter lokasi yang menjadi kawasan kumuh yakni permukiman kumuh sempadan sungai, permukiman kumuh sempadan rel dan permukiman kumuh pusat kota," tutur Arief. Ada pun tiga bidang garapan yang sering disasar dan dilakukan pada program Kotaku meliputi peningkatan kualitas permukaan jalan lingkungan, peningkatan kualitas konstruksi drainase serta prasarana dan sarana pengelolaan air limbah. Seperti diinformasikan Tim Kotaku, Kota Malang mendapatkan glontoran dana dengan rincian tahun 2015 sebesar Rp 5 miliar, pada 2017 digelontor Rp 4,7 miliar, di 2018 mendapatkan Rp 25 miliar 250 juta serta sebesar Rp 14,5 miliar di 2019. (gar) Sumber: Koran Surya Edisi: Rabu, 7 Agustus 2019

0 Komentar