Beranda Warta Berita RTP Kolaborasi Bakal Berdiri di Aceh Besar

RTP Kolaborasi Bakal Berdiri di Aceh Besar

Aceh Ruang Terbuka Publik Kolaborasi Aceh Besar Comments (0) View (187)

Kabar spesial hadir dari Kabupaten Aceh Besar. Kabupaten yang sejak 2017 lampau tak menerima bantuan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadikan wilayah ini berbeda dengan 11 kabupaten lainnya di Provinsi Aceh. Kabupaten Aceh Besar menjalankan status sebagai wilayah dampingan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) melalui kolaborasi sebagai denyut nadi hingga 2019. Alhasil, konsultan pendukung program mesti berpikir keras mencari solusi penyelesaian permasalahan permukiman di wilayah ini.

Pada awal Agustus 2019, Program Kotaku Kabupaten Aceh Besar kembali mewujudkan hasil kolaborasi bersama dunia usaha melalui pemerintah daerah. Setelah sebelumnya menoreh sukses berkolaborasi di bidang persampahan, sediaya kini upaya bergandeng tangan diwujudkan dalam bentuk pembangunan infrastruktur ruang terbuka publik (RTP) bersama PT BRI. Momentum penting peletakan batu pertama pembangunan beranggaran Rp 214.500.000 itu dilakukan Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Abdullah, mewakili Bupati Mawardi Ali di Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Melalui sambutan tertulis bupati, Pemkab Aceh Besar menyambut baik rencana pembangunan RTP Gampong Meunasah Pepeun yang dibangun di belakang Meunasah Gampong. Acara ini dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Aceh Besar. Tak hanya itu, perwakilan dari perbankan, pelaku dunia usaha, Musyawarah Pimpinan Kabupaten Krueng Barona Jaya beserta aparatur serta masyarakat Gampong Meunasah Papeun plus perwakilan media cetak dan elektronik hadir di sana.

Perjalanan proses kolaborasi pembangunan RTP sudah mulai berjalan sejak awal 2018. Keterbatasan anggaran dan luasan wilayah membuat Pemkab Aceh Besar tak mampu menampung semua permasalahan yang ada di setiap kecamatan. Kolaborasi seperti inilah yang diharapkan menjadi jalan keluar penyelesaian masalah permukiman yang memiliki tujuh indikator dan 19 paramater kumuh yang ada. Pemda pun telah menjalankan fungsinya sebagai nakhoda yang menggandeng berbagai pihak untuk mewujudkan penanganan kumuh wilayah.

Kehadiran RTP diharapkan mampu mengubah wajah gampong menjadi lebih tertata. Areal tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat berkumpul dan bermain bagi anak-anak. Walau begitu, RTP ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Krueng Barona Jaya, namun seluruh masyarakat yang ada di dalam maupun di luar Kabupaten Aceh Besar. Rencana pemeliharaan juga sudah dipersiapkan berbagai pihak, utamanya kelompok pemanfaat dan pemelihara bersama warga setempat. [Aceh]

 

Penulis: Maya Keumala Dewi, Asisten Kota Mandiri Kabupaten Aceh Besar, OC Kotaku Provinsi Aceh

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.