Beranda Warta Cerita Jalan-jalan ke Kotaku: Kelurahan Balik Alam, Riau

Jalan-jalan ke Kotaku: Kelurahan Balik Alam, Riau

Cerita Riau Bengkalis Infrastruktur BDI 2018 Comments (0) View (122)

Permasalahan kumuh yang terjadi di Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, antara lain penyediaan air bersih, jalan lingkungan rusak, bangunan rumah yang tidak teratur, kepadatan penduduk, pengelolaan air limbah rumah tangga, persoalan sanitasi, dan penanganan masalah sampah. Kelurahan yang memiliki penduduk sekitar 1.899 KK atau 7.533 jiwa yang terbagi di 10 RW itu memiliki luasan kumuh 17,11 Ha, yang mencakup di empat RW dan enam RT.

Melalui Bantuan Dana Investasi (BDI) 2018 Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dilakukan peningkatan kualitas jalan dan drainase di beberapa lokasi, seperti RT 01 dan 03/RW 01, RT 02/RW 08. Sedangkan RT 03, RT 04/RW 04, RT 03/RW 07, dan RT 02/RW 08 yang memiliki permasalahan air bersih, sudah dibangunkan sarana air bersih sumur bor.

Tidak hanya membangun infrastruktur saja, kawasan kumuh di Kelurahan Balik Alam juga diubah menjadi kawasan yang memiliki estetika dan nilai seni nan indah. Ada ciri khas yang ditanamkan dalam setiap pembangunan infrastruktur tersebut. Hal ini rupanya memicu masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungannya. Mereka mulai menghiasi rumah dengan warna-warna ceria. Ini memberi kesan nyaman bagi anak-anak untuk bermain. Di sisi lain, interaksi anak-anak yang bermain ini menumbuhkan ide ibu rumah tangga untuk membuka warung rumahan yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

Rupanya Camat Mandau juga tidak mau ketinggalan dalam proses pelaksanaan penanganan kumuh di Kelurahan Balik Alam. Di sela-sela waktunya, ia menyempatkan diri berkunjung ke lokasi kegiatan sembari memberikan arahan dan motivasi kepada masyarakat bahwa pembangunan infrastruktur ini harus diimbangi juga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi masyarakat sekitar.

Keberadaan Program Kotaku di Kelurahan Balik Alam bukan hanya menyelesaikan permasalahan kumuh semata, melainkan juga meningkatkan ekonomi keluarga, menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, serta menjadi saksi tumbuh kembangnya anak-anak yang ceria bermain di kawasan bersih, rapi, indah, dan penuh warna. [Riau]

Dokumentasi lainnya:

Sebelum

Sesudah

 

Penulis: Tim Komunikasi OC Kotaku Provinsi Riau

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.