Dempo, dari Tempat Pembuangan Sampah jadi Taman Bermain

Cerita Sumatra Selatan Lubuklinggau Comments (0) View (125)

Sore itu, tampak sejumlah bocah kecil bermain di Taman Olahraga Ramah Anak (TORA), Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatra Selatan. Mereka tertawa gembira, berlari dan melompat-lompat di atas puluhan kotak warna warni bertuliskan angka dan huruf 76, g, 17 B, r, 60, 32, e, dan seterusnya, yang berjajar rapi di atas rumput. Tak lama, mereka bergantian bermain ayunan yang terletak di salah satu sudut ruang terbuka publik TORA itu. Siapa sangka, dahulunya lokasi ini merupakan tempat pembuangan sampah warga sekitar.

Kelurahan Dempo merupakan salah satu kelurahan dalam Kawasan Karpo yang mendapat penanganan kekumuhan dari Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Pada 2018, Kelurahan Dempo mendapatkan Bantuan Dana Investasi (BDI) yang digunakan untuk menata kawasan agar terbebas dari kekumuhan. Berdasarkan Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) dan rembuk, disepakati BDI 2018 digunakan untuk pembangunan jalan con block, drainase, dan jembatan beton. Dalam perkembangannya, dibangun juga TORA, yang kemudian menjadi tempat wisata dan berkumpul favorit warga sekitar Kelurahan Dempo.

TORA yang memiliki fasilitas lapangan bulu tangkis, lapangan voli, tenis meja, dan sarana bermain anak-anak itu dibangun melalui swadaya masyarakat dan BDI 2018, digunakan juga sebagai tempat untuk latihan menari, bahkan lokasi wisuda anak-anak TK Kelurahan Dempo. Agar semua fasilitas yang sudah dibangun tetap lestari, disusun Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) “Juni”. [Sumsel]

Dokumentasi lainnya:

 

Penulis: Tim Komunikasi OC Kotaku Provinsi Sumatra Selatan

Editor: Nina Razad

0 Komentar