"> ">
Beranda Warta Cerita Lorong Hijau Bikin Gang Jadi Menyenangkan

Lorong Hijau Bikin Gang Jadi Menyenangkan

Cerita DIY Yogyakarta Go Green Comments (0) View (257)

Warga RT 09/RW 3 Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta bertekad mewujudkan lingkungan rumah tinggal yang hijau dan asri. Bagi mereka lingkungan yang asri bisa memberi banyak manfaat bagi warga yang tinggal di sekitarnya. Beberapa upaya yang mereka lakukan adalah membangun "Lorong Hijau" yang menyuguhkan aneka tanaman hijau di tengah perkotaan.

Alhasil kawasan tersebut menjadi menyenangkan, karena sepanjang gang dihiasi dengan beragam jenis tanaman, mulai dari tanaman sayuran pelengkap kebutuhan dapur--kangkung akar, bayam, cabe, tomat, terong, sawi dan lain sebagainya. Ada pula tanaman hias bunga dan daun, meliputi bunga cosmos, bunga kertas, bunga mossrose, dan lidah buaya

"Warga sangat antusias membuat lorong hijau di permukiman," kata Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Bener Witri Murniatun. Ia mengisahkan, ide pembuatan Lorong Hijau muncul dalam rembuk warga pada 16 Juni lalu. Saat itu, ibu-ibu PKK mengusulkan adanya pemanfaatan jalan conblock yang sudah bagus. "Waktu itu, usulan diprakarsai oleh ibu-ibu. Ternyata disambut baik pula oleh bapak-bapak. Mereka langsung menyediakan diri untuk kerja bakti membangun sarana prasarana pendukungnya," kata Witri.

Ia mengakui, warga tak butuh waktu lama dalam membuat lorong hijau. Pun tidak perlu menunggu dana turun. Warga RT 9 mengumpulkan dana secara swadaya. Tanaman penghias di sepanjang lorong ini tidak semuanya dibeli. "Ada juga hasil berbagi antarwarga, sehingga semua rumah terlihat hijau karena masing-masing rumah sudah memiliki tanaman," ucap dia.

Dengan jalan lingkungan yang sudah selesai diperbaiki melalui dana BDI program Kotaku tahun 2018, maka lorong hijau di lingkungan RT 9/RW 03 siap mengurangi poin kekumuhan di Kelurahan Bener. "Sebenarnya masing-masing RW membuat lorong hijau. Tapi berhubung yang mendapatkan dana BDI dari Program Kotaku hanya RW 01 dan RW 03 maka untuk kegiatan Lorong Hijau dikhususkan ke wilayah RW 03," katanya.

Melihat ini, Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poewardi yang sempat berkunjung ke lokasi beberapa waktu sebelumnya mengatakan, jika dikerjakan oleh semua warga sepanjang lorong maka hasilnya cukup menarik. Dia menilai, berkembangnya kampung (atau keong) hijau di wilayah Yogyakarta itu sejalan dengan program pemerintah. Salah satu tujuannya, agar masyarakat mampu mencukupi kebutuhan pangan sehari-sehari.

"Selain untuk mewujudkan kemandirian pangan, cara tersebut dinilai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat," katanya. Lingkungan kampung juga menjadi hijau, asri dan lestari. Bonusnya, kampungkampung tersebut menjadi destinasi wisata baru yang diharapkan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. [DIY]

Penulis: Eka Ariyanti, Supporting Staff OSP Provinsi Kotaku DI Yogyakarta

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.