Beranda Warta Cerita Peran Sekda, Salah Satu Kunci Sukses Kotaku Aceh Besar

Peran Sekda, Salah Satu Kunci Sukses Kotaku Aceh Besar

Aceh Tokoh Kotaku Aceh Besar Comments (0) View (172)

Dalam edisi tokoh Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kali ini kami menampilkan profil Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Iskandar. Laki-laki yang dikenal sabar, tekun, tawakal itu menjabat sebagai Sekda Kabupaten Aceh Besar sejak November 2016. Sebelumnya, pada 2008 hingga 2016, ia adalah Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (PKD) Kabupaten Aceh Besar. Pengalaman di bidang keuangan itu membuat Iskandar mampu fokus dan memahami kondisi keuangan daerah, bahkan kondisi Kabupaten Aceh Besar secara keseluruhan.

Sekda yang juga masuk dalam susunan Kelompok Kerja (Pokja) Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) ini memiliki kiprah luar biasa dalam Program Kotaku. Ia menghadiri setiap kegiatan Program Kotaku, seperti sosialisasi mandiri, koordinasi rutin Pokja PKP, dan lain-lain. Menurut Iskandar, program ini mampu memberikan peningkatan pada lingkungan serta mampu mengubah wajah gampong menjadi lebih tertata.

Salah satu kiprah signifikan yang dilakukannya adalah menginisiasi replikasi program. Di antara 23 kecamatan se-Kabupaten Aceh Besar, hanya Kecamatan Krueng Barona Jaya yang menjadi lokasi dampingan Program Kotaku. Dalam SK Bupati No. 323 tahun 2016, terdapat lima kecamatan lain terindikasi kumuh. Untuk itu, ia mendorong agar Pemda melakukan replikasi Program Kotaku di lima kecamatan tersebut, bahkan mungkin juga terhadap kecamatan lain yang memiliki intervensi pendanaan corporate social responsibility (CSR) perusahaan setempat.

Pemahaman Iskandar terhadap kondisi keuangan daerah dan kondisi riil setiap gampong, membuatnya berinisiatif merangkul pihak ketiga dalam penyelesaian permasalah kumuh, terutama dari dunia usaha yang berada di wilayah Kabupaten Aceh Besar. Ini karena ia paham, Kabupaten Aceh Besar masuk dalam wilayah “pencegahan”, sehingga tidak menerima bantuan dana yang bersumber dari APBN. Tak hanya merangkul dunia usaha, ia juga memaksimalkan dana APBD untuk fokus mengurangi kumuh seluas 114,7 Ha di Kecamatan Krueng Barona Jaya.

Tak berhenti sampai situ, Iskandar juga aktif dalam kegiatan monitoring pelaksanaan program: sudah sejauh mana berjalan, terutama yang terkait dengan dunia usaha. Sebagai bentuk apresiasi pemda, ia memberikan piagam penghargaan kepada para dunia usaha yang sudah berkontribusi dalam pengurangan kumuh. Ia memahami platform yang diusung Program Kotaku, sehingga kolaborasi yang diinisiasi bersama dunia usaha berjalan maksimal sejak 2018. Sebut saja kolaborasi pengelolaan persampahan bersama PT. Bank Aceh Cabang Kota Jantho, PT. Solusi Bangun Andalas, PT. Angkasa Pura II, serta PT. Samana Citra Agung. Ada juga kerja sama di bidang peningkatan kapasitas masyarakat—badan keswadayaan masyarakat (BKM) bersama The Pade Hotel, dan kegiatan infrastruktur Ruang Terbuka Publik kerja sama dengan PT. Bank Rakyat Indonesia. [Aceh]

Penulis: Maya Keumala Dewi, Asisten Kota Mandiri Kabupaten Aceh Besar, OC Program Kotaku Provinsi Aceh

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.