Beranda Warta Cerita Kunci Sukses Kasatker Kota Banda Aceh: Percaya Tim Kerja

Kunci Sukses Kasatker Kota Banda Aceh: Percaya Tim Kerja

Cerita Aceh Kasatker PIP Banda Aceh Tokoh Comments (0) View (109)

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Infrastruktur Permukiman (PIP) Kota Banda Aceh Muhammad Siswanto merupakan salah satu tokoh yang sangat memengaruhi kesuksesan dalam pengurang kumuh di Kota Banda Aceh. Pak Siswanto, begitu ia biasa dipanggil, adalah orang yang bertangung jawab penuh terhadap perjalanan Program Kotaku Banda Aceh secara penggunaan anggaran Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kota Banda Aceh. Ia bersahaja dalam menghadapi segala permasalah yang timbul di lapangan.

Seperti pernah terjadi pada 2018, Banda Aceh mengelola dana cukup besar untuk kegiatan Bantuan Dana Investasi Kotaku, yakni Rp 38,5 miliar. Tentu ini sempat menyisakan masalah terkait pelaksanaan BDI 2018 di gampong, pun tentang pendamping di lapangan. Walau demikian, lelaki berkarakter kalem dan pekerja keras ini menghadapi permasalahan yang muncul dengan tenang. Berbagai strategi ia lakukan guna mempercepat jalannya program dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi teman-teman Kotaku di lapangan.

Sebagai Kasatker PIP, Pak Siswanto membawahi 2 pejabat pembuat komitmen (PPK), yaitu PPK Progran Kotaku dan PPK Program Sanimas. Selain itu, ia juga menjabat sebagai kepala bidang permukiman. Tugas yang dipikulnya membutuhkan energi luar biasa. Melihat pembelajaran pola kerja yang dilakukan oleh Pak Siswanto, kuncinya adalah percaya kepada Tim Kerja dan menjadi motivator, baik di jajaran satker maupun di jajaran pendamping, mulai dari level Korkot hingga fasilitator. “Pastikan pendamping menjalankan tugas sebagai pendamping, jangan sampai masyarakat yang didampingi tidak percaya dengan pendamping,” pesannya selalu, menjadi motivasi dalam pengawalan program untuk mencapai tujuan.

Di sisi lain, tidak ada batasan waktu untuk berkoordinasi dengan Pak Siswanto, baik formal maupun non formal. Dengan pola kerja cukup harmonis ini, Satker PIP Kota Banda Aceh dengan percaya diri mampu menyelesaikan kumuh tahun 2019, menyisakan 21,06 Ha luasan kumuh. Satu hal yang menarik dari pengelolaan manajemen satker adalah kerja tim yang solid, baik internal satker maupun internal Korkot. Ia sangat memercayai tim, dan ini sangat membantu tim Korkot untuk memastikan pengendalian tim fasilitator dan kegiatan di lapangan berjalan dengan baik. [Aceh]

Dokumentasi lainnya:

Penulis: Tim Komunikasi OC Program Kotaku Provinsi Aceh

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.