Beranda Warta Berita CPNS Kementerian PUPR Belajar Perhitungan Kumuh di Galur

CPNS Kementerian PUPR Belajar Perhitungan Kumuh di Galur

Berita CPNS Workshop Pelatihan Comments (0) View (230)

Sebanyak 60 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belajar cara perhitungan kumuh dalam Workshop Pendataan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Jakarta, pada 3-5 Oktober 2019. “Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan peserta pelatihan mampu menghitung pengurangan kumuh dan mengetahui secara detail permasalahan di masyarakat dari tujuh indikator, sehingga ketika melakukan perhitungan kumuh betul-betul hasil pengamatan dan penggalian dari masyarakat,” ujar Kepala Seksi Kawasan Permukiman Perkotaan I, Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian PUPR Airyn Saputri Harahap di sela-sela acara.

Semua CPNS peserta workshop diterjunkan langsung guna berkomunikasi dengan masyarakat lokasi kumuh di Kelurahan Galur Johar Baru, Jakarta Pusat tepatnya di RT 02, 03, 04,05,11,12,dan RT 14 RW 04. Kelurahan Galur adalah salah satu lokasi dampingan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Sebelum terjun ke lokasi, para peserta dan narasumber dari unsur masyarakat berkumpul di RPTRA Komando Ceria di RW 06 kemudian diberi pembekalan singkat. Tampak hadir pula Lurah Galur, wakil dari balai besar, unsur LKM Bina Mitra Galur, PKK, Jumantik, para ketua RT, dan masyarakat di lokasi survei.

Para peserta dibagi menjadi 7 kelompok. Mereka harus berbaur dengan masyarakat guna melakukan forum group discussion (FGD) terhadap permasalahan yang ada di lingkungan masing-masing. Hasil dari FGD kemudian di-kroscek ke lapangan dengan teknik pengamatan dan wawancara. Topik dalam pelaksanaan survei adalah bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan dan proteksi kebakaran dengan menyesuaikan Permen PUPR nomor 14 Tahun 2018 menjadi 16 kriteria.

Dari hasil survei lapangan, para peserta membahas dan memasukan data-datanya ke dalam peta yang sudah dipersiapkan oleh panitia dan dipaparkan hingga dapat diketahui persoalan kumuh di 7 RT tersebut, mana yang masuk kategori kumuh ringan, dan area mana yang tidak kumuh.

Harapannya kegiatan ini dapat menjadi bahan pembelajaran bagi peserta pelatihan tidak hanya sebatas pandai cara penghitungan kumuh, tetapi juga keberpihakan terhadap warga masyarakat yang tinggal di lokasi kumuh. [DKI]

Penulis: Tim Komunikasi Program Kotaku Provinsi DKI Jakarta

Editor: Vhany Medina/Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.