Perbaikan Infrastruktur Tingkatkan Kualitas Hidup Melayu Baru

Cerita Sulawesi Selatan Makassar Melayu Baru Infrastruktur Comments (0) View (319)

Sebelumnya Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan menghadapi permasalahan akses jalan yang rusak tanpa drainase. Akibatnya, ketika hujan turun, jalanan tergenang dan mengakibatkan jalanan eksisting semakin rusak.

Kelurahan Melayu Baru termasuk dalam Kawasan Wajo yang memiliki luasan kumuh 23,08 Ha dan menjadi salah satu lokasi prioritas dampingan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Kelurahan Melayu Baru sendiri memiliki luasan kumuh sebesar 16,53 Ha dari total luas permukiman 17 Ha.

Guna mengatasi permasalahan kumuh di Kelurahan Melayu Baru, dibangun paving block sekaligus drainasenya melalui Bantuan Dana Investasi (BDI) 2018. Kegiatan ini bermanfaat bagi warga Kelurahan Melayu Baru yang dihuni oleh 2.377 jiwa (1.107 laki-laki dan 1.270 perempuan) atau 600 KK, termasuk 148 jiwa di antaranya adalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 360 jiwa penduduk miskin.

Mengingat kawasan ini merupakan kawasan home industry dan kuliner kota lama, peningkatan kualitas infrastruktur di lokasi ini tentunya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kelurahan Melayu Baru. Kini, warga Kelurahan Melayu Baru lebih leluasa melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan perekonomian, dengan akses jalan yang lebih memadai dan bebas genangan. [Sulsel]

Penulis: Tim Komunikasi OSP Program Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan

Editor: Nina Razad

0 Komentar