Tokoh Kotaku: Kasatker PIP Kabupaten Pringsewu

cerita tokoh sosok Pringsewu Lampung Comments (0) View (517)

Di edisi Tokoh Kotaku kali ini kita tampilkan profil Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Infrastruktur Permukiman (PIP) Kabupaten Pringsewu Imam Santiko Raharjo. Ia adalah orang yang bertanggung jawab penuh terhadap perjalanan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kabupaten Pringsewu. Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) ini dikenal sebagai sosok humoris dan sangat bersahaja.

Dalam menjalankan tugasnya, Imam juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pringsewu. Untuk itu, ia membawahi tiga program, yakni Sanimas, Pamsimas dan Program Kotaku. Sehari-harinya, ia dikenal akrab dengan para pendamping Program Kotaku, Tim Korkot dan Tim Faskel tidak pernah merasa kesulitan menghubungi ataupun menemuinya. Bahkan saat libur pun ia terbuka untuk dihubungi. Imam turun sendiri ke lapangan hanya untuk memonitor kegiatan Program Kotaku, menghadiri kegiatan sosialisasi massal, dan peletakan batu pertama kegiatan bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) 2019 di Kelurahan Pringsewu Utara pada 25 September silam.

Berkat dedikasinya yang tinggi bersama Tim Kotaku, Kabupaten Pringsewu menyabet penghargaan peringkat ke-3 Kategori Kota Terbaik Wilayah 1 di regional Sumatera. Tepatnya dalam dukungan penyelenggaraan program oleh pemda di skala kawasan, penyerapan BPM, kolaborasi, inovasi dan pengurangan luasan kumuh.

Imam juga merupakan salah satu sosok dibalik kesuksesan Pringsewu terkait perencanaan program skala kawasan, karena usulan Kabupaten Pringsewu akhirnya disetujui Pemerintah Pusat, yakni pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS-3R). Pringsewu berhasil memenuhi semua syarat yang diminta Kementerian PUPR dan Islamic Development Bank (IsDB) sebagai "funding" program, mulai dari penyedian lahan, pengalokasian anggaran untuk pembebasan lahan, dokumen perencanaan teknis, perencanaan safeguard dan komitmen kolaborasi keterpaduan program.

Dalam arahannya kepada Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) dan tim pendamping, Imam selalu mengadopsi tagline Universal Akses 100-0-100, yakni 100 % baik dalam perencanaan, 0 % tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaannya, dan 100 % baik dalam laporan pertanggungjawabannya. "Pastikan pelaksanaan kegiatan Kotaku memenuhi unsur 100-0-100", pesannya selalu. [Lampung]

Penulis: Muhammad Ridwan, Korkot Kabupaten Pringsewu, OC 4 Program Kotaku Provinsi Lampung

Editor: Vhany Medina/Nina Razad

0 Komentar