Beranda Warta Berita Program Kotaku Loteng Gelar Pelatihan Penulisan Jurnalistik

Program Kotaku Loteng Gelar Pelatihan Penulisan Jurnalistik

Berita NTB Lombok Tengah Loteng Pelatihan Jurnalistik Comments (0) View (157)

Terasa semarak dan penuh semangat dalam kesederhanaan. Begitulah antusiasme para peserta pelatihan singkat penulisan jurnalistik yang diadakan di Kantor Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), di Ibu Kota Kabupaten Praya, Nusa Tenggara Barat di awal Oktober 2019.

Pelatihan singkat penulisan jurnalistik yang diadakan Asisten Kota Mandiri Kabupaten Loteng L. Muhammad Mayadi itu bertujuan meningkatkan kemampuan menulis para pelaku Program Kotaku setempat. Maklum, di sisi lainnya ada kewajiban pembuatan newsletter Program Kotaku kabupaten atau kota yang mesti dijalankan, sebagai bagian dari kontrak Program Kotaku pusat dengan Oversight Service Provider 5 Program Kotaku NTB. "Ini untuk menyambut program newsletter, yang mau tak mau harus kita selesaikan," kata Mayadi dalam sambutan pembukaan acara.

Terik sinar mentari di hari pelatihan, dan di ruangan yang cukup sempit, sedikit pun tak mengganggu animo peserta buat menyimak penjelasan pemateri. Bahkan, interaksi antara pemateri pelatihan singkat jurnalistik dan peserta pun berlangsung akrab, diselingi guyonan segar. Sederet pertanyaan peserta sebagai umpan balik paparan sang pemateri terlontar. Mulai dari menanyakan kisi-kisi menulis yang baik, kiat memulai sebuah tulisan, hingga membedakan karakteristik sebuah naskah berita dan non-berita.

Secara umum para peserta sempat kesulitan dan kebingungan. Upaya menyusun kalimat pembuka dan merangkai kata yang saling tertaut, runut, dengan pokok pikiran secara utuh mendadak lenyap dari benak. Kening tampak berkerut saat mesti menghubungkan antarkata, antarkalimat, di antara paragraf, yang terikat dalam fokus tema tulisan. Ide meraih diksi paling pas spontan raib. Memang, tak semudah membalik telapak tangan. Tapi, cara paling ampuh adalah memaksakan jemari menari di atas keyboard komputer membuat cerita yang sejalan dengan imajinasi yang muncul saat itu.

Namun panduan pedoman menulis adalah harga mati. Soal lima rumus dasar 5W+1H (What, Who, Why, Where, When, dan How) menjadi syarat utama isi berita yang harus ada dalam setiap penulisan berita. Panduan ini berlaku dalam pembuatan naskah berita langsung (straight news) dan artikel (features). Analogi kedekatan pengalaman dengan aktivitas peserta, seperti di Program Kotaku, juga menjadi ilustrasi pembuatan naskah berita. Peserta pelatihan pun 'diajak' seolah-olah sedang membuat status lengkap di media sosial, dan menuliskan satu berita dalam tempo 30 menit. Harapannya adalah, para peserta pelatihan penulisan singkat jurnalistik mulai memahami dan mampu membuat tulisan yang dibutuhkan.

Selamat menulis newsletter, rekan-rekan! [NTB]

Penulis: Astar Hadi, Sub Tenaga Ahli Komunikasi, OSP-5 Program Kotaku Provinsi Nusa Tenggara Barat

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.