Beranda Warta Artikel SIM Program Kotaku: Smart Working, Guys!

SIM Program Kotaku: Smart Working, Guys!

Artikel Sumatra Utara SIM Comments (0) View (134)

Kerja cerdas boleh jadi menjadi strategi paling mumpuni menjelang era industri 4.0. di segala bidang kehidupan. Kiat itulah yang semestinya dicamkan betul dalam pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM), misalnya, yang mempunyai peran strategis dalam mendukung program. Khususnya, sebagai alat pengendali tak langsung dalam kegiatan penanganan dan pencegahan kumuh di wilayah perkotaan di Tanah Air. Mulai dari perencanaan, pemantauan, dan evaluasi.

Sayang memang, tak semua pelaku Program Kotaku di lapangan yang memafhumi [pentingnya] informasi yang mesti termaktub di dalam SIM. Alhasil hingga saat ini data SIM dinilai masih belum memenuhi kriteria cocok target. Kualitas data belum maksimal dan tak taat asas dalam pengkinian laporan kegiatan. Buntutnya, kelengkapan data SIM jarang sesuai target yang sudah ditetapkan. Ada kalanya, keutuhan data SIM yang dibutuhkan justru [akhirnya] terpenuhi pada saat tenggat waktu, atau lewat jatuh tempo.

Ironisnya, rumus efektivitas dan efisiensi pekerjaan menjadi gagal paham pelaksanaan. Semakin banyak jam kegiatan dianggap sama dengan banyak hal yang bakal dituntaskan, dan yang pastinya adalah: Salah Besar!

Skala prioritas dalam bekerja sebesarnya menjadi etalase sebuah kerja cerdas. Di antaranya bila menyoal pembobotan nilai penting dan sistem pendelegasian pekerjaan kepada tim kerja. Di bidang Program Kotaku, SIM-lah jawaban yang paling tepat.

Untuk bisa 'menikmati' dan selaras dengan kesuksesan maksud serta tujuan konsep SIM, ada baiknya para pelaku Program Kotaku mencoba mengaplikasikan beberapa trik di bawah ini. Tujuannya jelas, agar ibadah kerja ini berjalan mulus sempurna dalam keseharian beraktivitas.

➢ Lakukan Satu Demi Satu
Pemahaman salah kaprah soal multitasking harus disudahi, karena jelas membuyarkan konsentrasi. Nilai produktif dengan bobot yang diharapkan hanya bisa dituntaskan dengan melakukan tugas pekerjaan satu per satu dengan lengkap dan tuntas. Ada baiknya memulai hari kerja dengan menuliskan poin pekerjaan yang harus diselesaikan di hari tersebut. Fokus pada tugas yang paling penting.

Untuk SIM Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) 2019, sebagai contoh, input data wajib dilengkapi proposal atau usulan kegiatan. Data kelengkapan yang dimaksud harus sudah terverifikasi dari Data Baseline yang valid dan dituangkan dalam Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP).

Bila saja satu tahapan terabaikan, target akhir dijamin melenceng dari perencanaan. Hindari menunda pekerjaan yang telah ditetapkan sesuai Master Schedule. Kerjakan segera, dan sisa hari akan berjalan lebih mudah.

➢ Fokus pada Output
Membuat daftar pekerjaan yang akan dilakukan (to-do list) per hari. Dengan begitu, para pelaku Program Kotaku bakal termotivasi dan menunjukkan hal-hal yang berhasil dicapai selama sehari. Ditambah lagi, pasti ada kepuasan yang muncul saat berhasil menyoret satu per satu hal-hal yang ada di lembar to-do list. Simple!

➢ Mengambil Keputusan yang Cepat dan Tepat
Almarhum Bob Sadino pernah menekankan pentingnya efisiensi waktu dalam mengambil keputusan. Berleha-leha adalah pemborosan waktu yang tak akan pernah bisa diulang. Penyesalan, selalu datang belakangan. Dan dalam metode bekerja cerdas, terlalu banyak pilihan justru membuat semakin tidak efisien.

➢ Tindak Lanjut
Seringkali pekerjaan yang dilakukan terkait dengan Unit Satuan Kerja (USK) atau mitra kerja lain. Tindak lanjut (follow up) kepada yang berkompeten adalah sebuah kepastian, terkait urgensi tugas tersebut. Sebelum melakukan pekerjaan yang kompleks dan menuntut kerja tim, buatlah rencana kerja dan pembagian yang jelas agar setiap orang mengerti kewajiban dan tanggung jawab masing-masing.

➢ Istirahat Sesuai Waktu
Biar bagaimana pun, setiap kita butuh istirahat. Jangan paksakan diri makan di depan komputer karena biasanya berdampak pada pikiran yang malah semakin buntu lantaran pekerjaan yang sudah menumpuk. Manfaatkan waktu istirahat dengan melakukan hal-hal yang menyegarkan pikiran. Menurut ahli, melepas penat yang paling efektif adalah berolah raga, beribadah, membaca, mendengarkan musik, menghabiskan waktu dengan keluarga atau teman, refleksi, jalan kaki, meditasi, yoga, atau melakukan hobi kreatif.

Time is Money
Waktu luang yang digunakan untuk lembur bisa dinilai tidak selalu bermanfaat buat kesejahteraan. Pendapatan tambahan dari kerja ekstra tak bisa menggantikan masa yang bisa digunakan buat berolah raga atau berkumpul bersama keluarga dan handai tolan.

➢ Komunikasi dan Kolaborasi
Sebagai makhluk sosial, pelaksanaan pekerjaan menuntut kemampuan komunikasi dan kolaborasi yang baik. Asah kemampuan berempati dan mengeluarkan pendapat demi mengantisipasi miskomunikasi. Misalnya, saat memberikan arahan atau bimbingan gunakanlah bahasa yang santun dan lembut. Termasuk, saat melakukan follow up melalui whatsapp atau email. Kalimat yang singkat dan jelas akan semakin memudahkan informasi diserap si penerima pesan.

➢ Motivasi Diri
Setiap pengalaman atas kegagalan di masa lampau dapat dijadikan guru yang berharga dalam menggapai kesuksesan. “Tidak ada yang permanen di dunia ini – termasuk permasalahan kita.” (Charlie Chaplin)

Semoga tulisan ini dapat memotivasi mencapai tujuan, khususnya kesuksesan mengaplikasikan SIM Program Kotaku. Tentu, supaya sesuai target yang sudah ditetapkan bersama. Setuju? [Sumut]

Penulis: Zulfikli Siregar, TA MIS & GIS OC-2 Program Kotaku Provinsi Sumatra Utara

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.