Beranda Warta Berita Penyesuaian Struktur Organisasi Program Kotaku

Penyesuaian Struktur Organisasi Program Kotaku

Berita Kotaku NSUP NUSP-2 CERC Struktur Organisasi Comments (0) View (400)
     

Upaya penanganan permukiman kumuh di perkotaan perlu terus diupayakan dan ditingkatkan secara berkelanjutan. Di antaranya melalui kegiatan National Slum Upgrading Program (NSUP) dan Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase-2 (NUSP-2), termasuk penanganan kondisi pascabencana dalam komponen NSUP, yaitu Rehab Rekon Pasca Bencana Sulawesi Tengah atau Contigency Emergency Response Component (CERC).

Sejak 17 Oktober 2019 struktur organisasi pada Program Kotaku (Kotaku) NSUP, NUSP-2, NSUP-CERC mengalami penyesuaian. Penyesuaian ini dikukuhkan sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 975 Tahun 2019 tentang Pembentukan Organisasi Pelaksana NSUP, NUSP-2, dan NSUP-CERC tertanggal 17 Oktober 2019.

Secara struktural, pelaksana kegiatan NSUP, NUSP-2, dan NSUP-CERC terdiri dari beberapa bagian. Mulai dari Dewan Pengarah (Steering Commitee) dan Unit Pengelolaan Proyek, Project Management Unit (PMU) yang terdiri atas kepala dan wakil kepala.

Kepala PMU yang dulu dijabat Boby Ali Azhari, kini dijabat oleh Aswin G. Sukahar, dengan Wakil Kepala PMU NSUP, NUSP-2 Mita Dwi Apriani, dan Wakil Kepala PMU NSUP-CERC Astriana Harjanti. Dalam pelaksanaan keseharian, tim pelaksana kegiatan NSUP, NUSP-2, dan NSUP-CERC yang berlangsung hingga 2022 tersebut terbagi menjadi beberapa bagian. Termasuk di antaranya adalah Satuan Kerja Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM), di bawah Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kemen PUPR. Satuan Kerja IBM ini dipimpin oleh Kepala Satker IBM Mokhamad Fakhrur Rifqie, dibantu Asisten Penyusun Program, Rencana, dan Anggaran; Asisten Penyusun Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan; Asisten Penelaah BMN; Penguji SPM; dan Bendahara.

Susunan dalam struktur Satker IBM di lapis berikutnya adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang terdiri atas PPK Kotaku 1 yang hingga kini masih dijabat oleh Mokhamad Fakhrur Rifqie. Sedangkan PPK Kotaku 2 masih dijabat oleh Martyanti RB Sianturi.

Wilayah Kotaku 1 dengan sumber dana dari Bank Dunia (World Bank) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dibantu 11 Oversight Service Provider di 19 provinsi. Area penanganan kumuh yang dikelola adalah Provinsi Jawa Tengah (OSP 1 dan OSP 2); Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (OSP 2); Provinsi Jawa Timur (OSP 3 dan OSP 4); dan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Bali (OSP 5). Wilayah berikutnya adalah Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah (OSP 6); Provinsi Timur (OSP 7); Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Gorontalo (OSP 8); Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Tengah (OSP 9); Provinsi Sulawesi Tenggara (OSP 10); dan Provinsi Maluku, Provinsi Papua Barat, serta Provinsi Papua (OSP 11).

Wilayah Kotaku 2, memiliki sumber dana dari Islamic Development Bank (IsDB) terbagi atas 15 provinsi dengan tujuh Oversight Consultant. Yaitu, Provinsi Aceh (OC 1); Provinsi Sumatra Utara, Provinsi Sumatra Barat, Provinsi Bengkulu (OC 2); Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Jambi (OC 3); Provinsi Sumatra Selatan, Provinsi Lampung, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (OC 4). Wilayah selanjutnya adalah Provinsi Jawa Barat (OC 5 dan OC 6); Provinsi Banten (OC 6); Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Kalimantan Barat, dan Provinsi Kalimantan Utara (OC 7). [Redaksi]

Klik di tautan bawah ini guna mengetahui hierarki struktur organisasi:

 

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.