Beranda Warta Berita Program Kotaku Papua Barat Selenggarakan Rakor

Program Kotaku Papua Barat Selenggarakan Rakor

Berita Papua Barat Rakor BPPW Comments (0) View (93)

Akhir tahun siap menjelang. Sejalan dengan itu pula, para pelaku Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Oversight Service Provider (OSP) 11 Papua Barat menyelenggarakan rapat koordinasi. Rakor yang berlangsung selama dua hari ini mengangkat tema “Percepatan Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Tahun Anggaran 2019”. Utamanya adalah menekankan pentingnya fakta 45 persen anggaran yang baru terserap dalam proses pembangunan dan penataan lingkungan dari nilai total sebesar Rp 106 miliar.

Team Leader OSP-11 Papua Barat Kasan Pribadi menekankan bahwa selain progres pencapaian, yang harus dicapai lainnya adalah target kegiatan Skala Kawasan di Kota Sorong. Misalnya, terkait syarat-syarat tertentu untuk lelang pekan ke-II dan III Desember 2019. "Ini butuh perhatian bersama," kata Kasan.

Belum lagi soal progres capaian fisik di tujuh kelurahan di Kota Sorong yang masih di bawah rata-rata nasional yaitu kurang dari 70 persen. Persoalan lainnya adalah Key Performance Indicator (KPI) terkait keluaran yang cukup tinggi nilainya (gap), pencapaian kolaborasi masih rendah, masih ada deviasi antara SIM dan sistem manual, serta pengendalian kualitas infrastruktur.

Rakor ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pelaku Program Kotaku. Sejumlah agenda upaya peningkatan kapasitas lainnya adalah pelatihan, Kelompok Belajar Internal Konsultan (KBIK), diskusi tematik, dan sosialisasi untuk memahami substansi program. Menurut Sub-Prof Training OSP-11 Program Kotaku Muhammad Rusli, langkah ini menjadi dasar penting dalam pelaksanaan kerja pendampingan buat mencapai membangun gerakan perubahan perilaku kolektif dari target kegiatan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman.

Tujuan utama rakor tersebut adalah membentuk peserta yang mampu mengendalikan dan mengawal pelaksanaan kegiatan infrastruktur sesuai perencanaan dan berkualitas baik. Peserta juga diharapkan mampu memahami bahwa upaya pengurangan kumuh 2019 akan tercapai sesuai target bila kolaborasi menjadi pilar utama dalam kegiatan Skala Lingkungan.

Dalam sambutan pembukaan rakor, Kepala Seksi Perencanaan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jamaluddin Ugar menyampaikan bahwa Program Kotaku memberikan kontribusi pencapaian target BPPW hingga 95 persen. Dan menurut data progres OSP-11 kepada BPPW, penyerapan baru mencapai 75,34 persen dari total Rp 16.114.651.760. Berarti, masih ada 24,66 persen yang belum terserap dari total BPM sebesar Rp 21.390.000.000. "Kualitas dan kuantitas harus menjadi fokus untuk dijaga dan dikendalikan bersama," kata dia, menekankan pesan kepala BPPW melalui sambutan yang dibacakannya.

Sinkronisasi data antara OSP dan BPPW terkait perencanaan harus diverifikasi terlebih dulu. Tujuannya supaya, masalah dan kendala dapat diminimalkan demi perubahan wajah lingkungan. "Ke depan, saya berharap kita bisa mengintervensi semua kabupaten/kota di Papua Barat, kata Jamaluddin, seraya mengingatkan periode pendampingan yang menyisakan empat-lima pekan kalender kerja 2019.

Sesi penghujung rakor menghasilkan sejumlah kesepakatan bersama terkait pencapaian KPI. Mulai dari kesepakatan untuk mengidentifikasi dan meng-entry data di aplikasi utama pada semua RT di kelurahan peningkatan untuk hasil kegiatan BPM dan kolaborasi yang berdampak langsung pada indikator KPI serta pengurangan kumuh. Termasuk soal aktivitas pembangunan jalan dan drainase lingkungan, yang mesti dicantumkan ke dalam tabel identifikasi investasi dan keluaran, sebagai kesepakatan pencapaian pengurangan kumuh di tingkat kota/kabupaten.

Rakor kali ini diliput TVRI Papua Barat dan tim Media BPPW, supaya pencapaian Program Kotaku tersosialisasikan kepada masyarakat. Termasuk menambah pemahaman para pemangku kepentingan yang bisa menginspirasi semua pihak. [Pabar]

Penulis: Muhammad Rusli, Sub-Prof Training OSP-11 Program Kotaku Provinsi Papua Barat

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.