Beranda Warta Cerita Supriyadi dan Kisah Sebuah Rumah Impian

Supriyadi dan Kisah Sebuah Rumah Impian

Cerita Sumatra Utara Asahan DAK Comments (0) View (150)

Status memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tak pernah tebersit buat disandang Supriyadi. Lelaki paruh baya itu bahkan berangan memiliki rumah bagus yang aman dan nyaman dihuni seluruh anggota keluarganya. Namun, fakta tak mengenakkan itulah yang mau tak mau pernah menjadi kenangan buruk buat seorang Supriyadi, warga di Jalan Kartini, Gang Pantai, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara.

Asa Supriyadi tak sendirian. Beragam strategi pemerintah pusat untuk menangani permukiman kumuh juga sudah dijalankan. Satu di antaranya adalah stimulan yang mendorong masyarakat dan pemerintah daerah untuk menuntaskan permasalahan permukiman kumuh setempat. Seperti misalnya, kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) Perumahan, yang diperuntukkan bagi perbaikan RTLH milik Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang berlokasi di kawasan kumuh.

Pun demikian halnya di Kabupaten Asahan, tempat Supriyadi bermukim, mendapatkan alokasi DAK Perumahan Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 2.475.000.000 buat lima kelurahan: Kelurahan Sendang Sari, Kisaran Baru, Kisaran Barat, Tegal Sari, dan Kelurahan Tebing Kisaran. Total penerima manfaat rehabilitasi RTLH tersebut adalah 165 orang yang masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 15 juta.

Dana tersebut dikhususkan buat pembelian bahan atau material perbaikan rumah. Sementara biaya upah tukang atau pekerja perbaikan rumah ditanggung swadaya pemilik rumah atau penerima manfaat. Rumah yang bisa memperoleh bantuan stimulus DAK Perumahan ini merupakan rumah milik sendiri yang dibuktikan dengan Surat Kepemilikan Rumah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan RTLH DAK Perumahan ini difasilitasi oleh konsultan yang dibentuk oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Asahan. Para konsultan—termasuk dari Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)—yang bertugas mengidentifikasi rumah target penerima bantuan, jumlah kebutuhan perbaikan rumah, serta pelaksanaan pembangunan rumah tersebut.

Supriyadi terpilih menjadi satu di antara penerima manfaat alokasi DAK Perumahan. Dalam pelaksanaan perbaikan rumah, pria yang bermata pencaharian sebagai tukang becak itu dibantu keluarga buat menyelesaikan rehabilitasi kediamannya sehingga bisa mengurangi beban biaya tukang dan pekerja. Bahkan, Supriadi juga menambahkan biaya perbaikan rumahnya melalui tabungan yang dimiliki untuk menata ulang rumah supaya lebih bagus.

Usai penataan ulang, kini rumah Supriyadi yang pada awalnya sangat tidak layak untuk ditempati sudah berubah menjadi rumah bagus, aman, dan nyaman buat dihuni. Jika diperhatikan sekilas, tentu tak menyangka rumah tersebut berawal dari RTLH. Supriadi bersama keluarga telah berhasil mengubah kondisi rumahnya melalui bantuan pemerintah ditambah tabungan yang dimiliki.

Supriyadi sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Dia berharap, bantuan seperti ini dapat terus dilanjutkan agar lebih banyak lagi masyarakat kurang mampu bisa memperoleh bantuan sejenis. Setuju. [Sumut]

Penulis: Eko Maulijar, Asisten Kota Mandiri Kabupaten Asahan OC-2 Program Kotaku Provinsi Sumatra Utara

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.