Beranda Warta Berita Supervisi Tim P2KP Pusat di KMW IX, Sulawesi Tenggara

Supervisi Tim P2KP Pusat di KMW IX, Sulawesi Tenggara

Comments (0) View (1086)
Pertemuan Supervisi Tim P2KP Pusat dengan Tim KMW bersama Fasilitator Kelurahan KMW-IX di Kantor Koordinator Kota- I pada hari Kamis, tanggal 08 Oktober 2004. Adapun Agenda kunjungan kali ini ialah dalam rangka meninjau langsung sejauhmana hasil kegiatan P2KP di KMW-IX, dimana menurut timing (waktu) jadwal, kegiatan P2KP di KMW-IX dinilai terlambat. Sekaligus mereka ingin mempertanyakan kendala-kendala yang mereka hadapi selama ini. Setelah tiba di bandara, mereka didampingi oleh Tim KMW-IX dan Koordinator Kota-I, ibu Garetha Pantjawati langsung meninjau beberapa lokasi sasaran antara lain di Pelatihan Relawan di Kelurahan Benuaniarae pada hari sebelumnya yang kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Konawe. Sedangkan agenda pada hari ini, mereka membagi dalam dua tim. Tim Ibu Evi yang didampingi oleh Korkot-1 ke Kelurahan Tobimeita, sedangkan Team Leader Advisory Imam Krismanto menjumpai dan melakukan dialog kepada para relawan di Kelurahan Anggoeya. Dari hasil dialog ini, mereka mengevaluasi dan menilai bahwa para relawan sudah cukup baik, hanya saja beberapa substansi yang hendak dicapai masih belum optimal. Oleh karena itu, perlunya pendampingan dan komunikasi yang lebih lanjut melalui coaching-coaching ini. Mereka juga melakukan beberapa evaluasi lainnya di Kantor Koordinator Kota – I.. Bersama-sama Tim KMW-IX membahas beberapa strategi Refleksi Kemiskinan, Pemetaan Swadaya dan BKM. Ishak Nur, Tenaga Ahli Monitoring & Evaluasi di KMW IX menyinggung perlunya kualitas kegiatan dijaga, dimana salah satu pertimbangan yang dijadikan sebagai patokan dari kualitas ini adalah dari kuantitas yang masuk pada data SIM. Oleh karena itu, data yang masuk pada data SIM, tidak hanya diverifikasi dan divaliadasi begitu saja tetapi perlu adanya analisa lebih lanjut. Salah satu contoh kasus, seperti yang terjadi di Kolka, relawan-relawan yang terdaftar di beberapa Kelurahan di sana berjumlah 17 orang. Ishak kemudian mencoba mengumpulkan data SIM dari Koorkot – I dan II. Ternyata data SIM berbeda dengan data di KMW, perbedaan ini sekitar 100 orang. Ini jelas menjadi pertanyaan KMW, mengapa hal ini bisa terjadi. Untuk itu, ke depan dengan berfungsinya TA. Monev. yang baru saja direkrut, hal-hal ini bisa kita diperbaiki bersama, dimana kita semua akan melakukan analisa-analisa lebih lanjut. Imam Krismanto menambahkan bahwa kualias hasil kegiatan yang dilakukan oleh TA. Monev tidak hanya bersumber pada data SIM saja, tetapi juga melakukan kunjungan-kunjungan real (nyata), sehingga kualitas kegiatan bisa terjaga. Dan ada satu hal lagi yang harus diperhatikan sebagai pertimbangan kualitas kegiatan yang tidak hanya dari segi kuantitas saja tetapi juga diperhatikan pula dari sudut waktu (timing). Dengan pertimbangan inilah, maka KMW-IX, akan melakukan strategi-strategi yang bisa mempercepat pelaksanaan kegiatan dalam mengejar jadwal proyek, tetapi dengan tetap memperhatikan kualitas proyek. Saat ini, KMW-IX sedang melakukan pelatihan relawan di semua lokasi sasaran. Di Koordinator kota – I sendiri baru 12 kelurahan yang telah menyelesaikan pelatihan relawan dari 44 Kelurahan sasaran. Bahkan dengan jadwal Pelatihan dan Coaching RK di Kantor Koordinator Kota – II, yang memiliki 56 Kelurahan, sampai dengan bulan Desember, sehingga kemungkinan besar pelaksanaan RK nanti akan selesai pada bulan Januari, sehingga Pembentukan BKM mungkin baru bisa terbentuk pada bulan Maret. Namun demikian, TA Pelatihan Johan Pangeran mengatakan bahwa jadwal ini masih akan dibicarakan lagi. Evaluasi ini juga dilakukan saat pertemuan Tim Bank Dunia dan P2KP Pusat bersama Faskel pada sesi kedua. Tanya-jawab yang terjadi antara Faskel dan Tim yang cukup panjang hingga jam 11 malam, pada intinya adalah mencari dan mengetahui kendala-kendala apa yang dihadapi oleh Faskel selama ini. (Savitri-Asmandat)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.