Beranda Warta Cerita Bupati Sidoarjo: Tukang Bersertifikat Akan Saya Libatkan

Bupati Sidoarjo: Tukang Bersertifikat Akan Saya Libatkan

Cerita Jawa Timur Sidoarjo Sertifikasi Tenaga Kerja Tukang Comments (0) View (161)

Paras Chusnin dari Sidomojo, Sidoarjo; Imam Bakti asal Krian, Sidoarjo; Slamet Hariyono dari Kabupaten Mojokerto; Yunus Ashari dari Kota Mojokerto; serta Budiono asal Pamekasan mendadak sumringah. Pasalnya, mereka terpilih menjadi wakil dari 57 orang peserta Sertifikasi Tukang yang secara simbolik mendapat penyematan Helm Alat Pelindung Diri (APD) dan kartu identitas peserta sertifikasi langsung dari Bupati Sidoarjo Jawa Timur Saiful Illah. Acara Sertifikasi Tukang kali ini diperuntukkan bagi puluhan orang dari Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) asal Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Pamekasan. Penyematan Helm APD tadi menjadi momentum resmi pembukaan Sertifikasi Tukang hasil kerja sama Program Kotaku Sidoarjo dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

Bupati Saiful mengapresiasi kegiatan ini dan berharap para tukang yang telah lulus dan bersertifikasi untuk terlibat dalam pembangunan di Sidoarjo. "Nanti yang sudah bersertifikat, saya libatkan dalam pembangunan di Sidoarjo. Termasuk renovasi Pendopo Kabupaten," kata Saiful.

Camat Krian Agus Mauludy pun mengaku bersenang hati lantaran wilayahnya dipercaya sebagai tempat pelaksanaan sertifikasi tukang level kota/kabupaten yang berlangsung selama dua hari. Dia juga berterima kasih karena empat desa/kelurahan di Kecamatan Krian mendapatkan alokasi anggaran Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Program Kotaku Tahun Anggaran 2019.

Momentum pembukaan acara sertifikasi tukang tersebut dihadiri banyak pemangku kepentingan setempat. Selain peserta dan bupati tentunya, hadir pula organisasi perangkat daerah. Mulai dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR), Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUMBSDA), Dinas Pelayanan Pajak (DPP) Kabupaten Sidoarjo, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lurah dan kepala desa, badan keswadayaan masyarakat atau lembaga keswadayaan masyarakat, serta para pendamping Program Kotaku Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Pamekasan. Tampak pula perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo sebagai wakil dari perguruan tinggi.

Selain helm, panitia juga menyerahkan APD lainnya kepada seluruh peserta. Di antaranya rompi kerja, sepatu proyek, plus kaos. "APD tersebut sebagai bagian untuk keselamatan kerja para tukang," ujar Yanto, perwakilan dari Jakon selaku mitra pelaksana sertifikasi tukang.

Para peserta juga diwajibkan menggunakan pin Program Kotaku. Menurut Asisten Kota Kelembagaan dan Kolaborasi Kabupaten Sidoarjo Abdul Haris, para tukang juga diharapkan menjadi relawan Program Kotaku. Hal itu dilakukan khususnya di desa masing-masing, agar ikut berkontribusi dalam program pengurangan kumuh. [Jatim]

Penulis: Abd. Adjis, Koordinator Kota Sidoarjo Program Kotaku Provinsi Jawa Timur

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.