Beranda Pengaduan Lesson Learned PIM PIM Sulut: Bila KPP Dinilai Tak Maksimal

PIM Sulut: Bila KPP Dinilai Tak Maksimal

Cerita Sulawesi Utara Minahasa Lesson Learned PIM KPP Comments (0) View (627)

Kelurahan Ranowangko adalah satu dari 12 kelurahan di Provinsi Sulawesi Utara yang mendapatkan dana bantuan dari Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) pada 2017 karena masuk kategori kumuh. Ada beberapa kegiatan infrastruktur yang sudah dibangun lewat dana BDI (Bantuan Dana Investasi). Namun sangat disayangkan, hasil kegiatan infrastruktur di Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, tersebut tak terpelihara baik lantaran kesadaran masyarakat kurang. Dan yang paling penting, Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) tidak berjalan maksimal.

Pemeliharaan adalah permasalahan lazim yang acap terjadi di semua kelurahan yang menjalani pembangunan infrastruktur. Di awal pembangunan, jalan atau drainase misalnya, masyarakat terlihat sangat senang sekali dan dimanfaatkan banyak orang. Namun seiring berjalannya waktu, sejumlah hasil kegiatan infrastruktur yang dibangun terabaikan: rusak atau ditumbuhi rumput dan tanaman. Masyarakat acuh dan tak peduli karena merasa bertugas atau berwenang untuk permasalahan ini.

Tapi tentu tak semua berpangku tangan. Gleen Dieen, misalnya. Warga di Lingkungan IV, Kelurahan Ranowangku itu justru menyampaikan informasi kepada Janet Mandagi, Fasilitator Sosial Kelurahan Ranowangko Program Kotaku. Menurut Gleen, hasil kegiatan infrastruktur di kelurahan kurang terawat karena mungkin KPP tak berfungsi maksimal.

Janet merespons keluhan warga. Menurut dia, pemeliharaan hasil kegiatan infrastruktur Program Kotaku dilaksanakan lewat program Jumat Bersih. Aksi tersebut dilakukan secara bersama antara pemerintah setempat dan masyarakat. Gleen pun akhirnya memafhumi.

Laporan warga tak dianggap angin lalu. Janet melaporkan informasi tadi kepada lembaga keswadayaan masyarakat (LKM) untuk dicatat di dalam buku pengaduan. Kemudian, data tersebut dimasukkan secara manual ke sistem Pengelolaan Informasi dan Masalah (PIM) Program Kotaku dengan nomor register aduan 003271020919 periode September 2019.

Dalam menghadapi permasalahan seperti di atas, ada sejumlah hal yang pertama kali mesti dilakukan. Di antaranya, LKM bersama dengan fasilitator berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan sebagai penanggung jawab yang nantinya akan menggerakkan masyarakat lewat kegiatan kerja bakti saban Jumat.

Kegiatan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa yang mengadakan bersih-bersih lingkungan setiap Jumat, dan dikenal dengan istilah Jumat Bersih. Program ini telah direalisasikan lewat kerja bakti sejenis yang diadakan di Kelurahan Ranowangko.

Harapannya, aksi bersih lingkungan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat sebagai penerima manfaat untuk mulai mau memelihara dan menjaga aset-aset wilayah. Seperti hasil kegiatan infrastruktur yang dibuat lewat Program Kotaku, maupun kolaborasi dengan pihak lainnya. Targetnya jelas, supaya infrastruktur yang dibangun bisa dimanfaatkan dalam waktu yang cukup lama.

Penulis: Janet Mandagi, Fasilitator Sosial Kelurahan Ranowangko Program Kotaku Provinsi Sulawesi Utara

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait