Beranda Warta Berita Rekomtek BBWS, Penting buat Program Kotaku

Rekomtek BBWS, Penting buat Program Kotaku

Berita Jawa Timur Sidoarjo BBWS Sungai Brantas Comments (0) View (414)

Mewujudkan tujuan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah asa yang harus terlaksana. Sesempurna dan sesegera mungkin, harapannya. Seperti yang terungkap dalam Rapat Koordinasi Kegiatan Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) yang diselenggarakan di Hotel Neo Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (29/12).

Rakor yang dihadiri Kelompok Kerja (Pokja) PKP kota dan kabupaten serta konsultan sekaligus pendamping Program Kotaku Kabupaten Sidoarjo tersebut dibuka oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Jatim Drajat Widjunarso. Ajang pertemuan yang dilaksanakan selama dua hari ini terfokus pada upaya memaksimalkan waktu tersisa untuk langkah percepatan penuntasan pelaksanaan penanganan kumuh periode 2019 di Jatim, khususnya Sidoarjo. Menurut Drajat, sisa luas kumuh bisa efektif dituntaskan sekaligus rencana sukses implementasi Skala Kawasan di Jatim.

Sesuai Surat Keputusan Bupati/Wali Kota se-Jatim, terdapat 3.613 ha wilayah kumuh. Hingga 21 November 2019, luas wilayah kumuh yang berhasil diatasi baru mencapai 2.013, masih tersisa 1.599 ha. Drajat menambahkan, kolaborasi multi-pihak bisa menjadi solusi penanganan kumuh. Mulai dari perencanaan sampai keberlanjutan akan didorong menjadi isu penyelesaian bersama, tak hanya pemerintah pusat, tapi berbagai pemangku kepentingan di tingkat provinsi.

Rekomendasi teknis dari BBWS amat penting untuk kesuksesan kegiatan Skala Kawasan di Jawa Timur. Secara administrasi, BBWS Brantas mempunyai wilayah di 22 kabupaten/kota di Jatim, dan seluruhnya berada di lokasi Program Kotaku. Tidak sedikit kegiatan yang berlangsung memerlukan rekomendasi teknis dari BBWS Brantas. Untuk itulah pertemuan penting kali ini langsung menghadirkan Nizam Purnama Hadi dari Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Unit Rekomendasi Teknis BBWS Brantas Bidang Operasi dan Pemeliharaan sebagai narasumber.

Nizam angkat bicara dan menegaskan bahwa rekomtek dari BBWS wajib ada sebelum kontruksi dimulai. Tujuannya adalah agar fungsi sungai tidak terganggu oleh aktivitas yang berkembang di sekitarnya. Termasuk, kegiatan pemanfaatan serta upaya peningkatan nilai manfaat sumber daya yang ada di sungai dan danau yang dapat memberikan hasil secara optimal sekaligus menjaga kelestarian sesuai fungsinya. Dia menambahkan, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 28/PRT/M/2015 tentang Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau pun penting diketahui semua pihak.

Menurut Team Leader Technical Management Consultant (TMC) 5 Mohamad Yusnan, tiga wilayah yang tahun ini sedang menyiapkan kegiatan Skala Kawasan dan memerlukan rekomtek BBWS Brantas, yakni: Kota Malang, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Tulungagung. Dari ketiganya, hanya Kabupaten Sidoarjo yang belum memiliki rekomtek dari BBWS, dan sedang mempersiapkan kelengkapan permohonan rekomtek.

Dalam rakor kali ini juga dibahas isu kendala pemanfaatan, progres fisik BPM 2019, pencapaian pengurangan kumuh 2019, serta diakhiri dengan kegiatan desk Skala Kawasan. Utamanya, untuk melihat kelengkapan persyaratan teknis dari kota atau kabupaten sebelum penyelenggaraan lelang pekerjaan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Jawa Timur di akhir 2019 ini. [Jatim]

Dokumentasi lainnya:

         

 

    

Penulis: Achmad Fauzi, Tenaga Ahli Program Monitoring OSP 4 Program Kotaku Provinsi Jawa Timur

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.