Beranda Pengaduan Lesson Learned PIM PIM Donggala, Tak Sembarang Membangun Drainase

PIM Donggala, Tak Sembarang Membangun Drainase

Cerita Gorontalo Donggala PIM Lesson Learned Comments (0) View (164)

Kelurahan Donggala adalah satu dari sejumlah kelurahan yang ada di Kota Gorontalo yang mendapatkan alokasi dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM). Satu agenda kegiatan penataan lingkungan yang direncanakan adalah rehabilitasi saluran drainase. Di Kelurahan Donggala ini, kondisi drainase yang ada sudah rusak dan tak mampu lagi menampung buangan curah air hujan sehingga mengakibatkan banjir. Oleh sebab itu tidaklah berlebihan jika masyarakat, khususnya di Kelurahan Donggala, menginginkan sebuah infrastruktur drainase yang baik dan bagus serta amat bermanfaat bagi seluruh warga setempat.

Dengan hadirnya dana BPM ini, masyarakat mengusulkan kegiatan perbaikan drainase. Di tengah proses pekerjaan, masyarakat pun meminta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Beringin Jaya memasang plat decker/duiker--penutup got, kali, atau saluran irigasi--di saluran yang akan dibangun. Selain itu, karena lokasi pekerjaan adalah perbatasan Kelurahan Siendeng dan Kelurahan Donggala, warga meminta saluran yang ada digabung. Keinginan tersebut ditolak warga Kelurahan Siendeng. Mereka tak mau buangan saluran dari KSM Beringin Jaya dialirkan ke saluran yang ada di wilayahnya. Warga khawatir, saluran drainase yang ada tidak akan mampu menampung debit air. Persoalan ini pun diadukan masyarakat ke badan keswadayaan masyarakat (BKM) setempat, dan telah teregistrasi di Complaint Handling Unit (Pengelolaan Informasi dan Masalah, PIM) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan nomor: 0001-7571-0919 dan 0002-7571-0919.

Persoalan tadi dibahas serius di Kantor Kelurahan Siendeng, menjelang akhir September 2019. Para pihak yang hadir untuk memutuskan rekomendasi tindak lanjut tanpa saling merugikan adalah perwakilan kedua kelurahan, perwakilan camat, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Donggala.

Usai urun rembuk, beberapa masyarakat menimbang bahwa pada dasarnya bisa saja aliran air yang di Kelurahan Donggala melewati saluran di Kelurahan Sienden. Dengan catatan tentunya, saluran yang ada di Kelurahan Siendeng mesti diperlebar agar mampu menampung debit air.

Walau demikian, Dinas Perkim kembali menolak usulan yang ada dengan alasan saluran drainase di Siendeng adalah aset BKM setempat yang dibangun melalui Bantuan Dana Investasi (BDI) Tahun Anggaran 2018. Usulannya, BKM dan KSM Beringin Jaya tetap pada perencanaan awal yaitu hanya melakukan rehabilitasi saluran saja. Ide menambah kegiatan dengan pembuatan plat decker pun ditunda karena keterbatasan anggaran. Tapi tetap berpeluang untuk dilaksanakan, melalui intervensi dana kelurahan tahun anggaran 2020. [Gorontalo]

Penulis: Rifaid Kasim, Sub Prof Complaint Handling Unit (PIM) Program Kotaku Provinsi Gorontalo

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait