Beranda Warta Cerita Tata Kampung Adat Prai Ijing Menuju Kampung Wisata

Tata Kampung Adat Prai Ijing Menuju Kampung Wisata

Cerita NTT Sumba Barat Desa Adat Prai Ijing Comments (0) View (309)

Prai Ijing adalah salah satu dari sekian kampung adat yang berada dalam wilayah Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kampung adat yang terletak di Desa Tebara itu masuk lokasi delineasi kumuh SK Bupati Sumba Barat Nomor 408/HK/2014. Lokasi kampung yang berada di atas bukit ini mempunyai daya tarik tersendiri. Utamanya adat istiadat khas yang membuat Prai Ijing menjadi lokasi yang selalu dikunjungi wisatawan.

Namun, ada masalah yang dihadapi Prai Ijing, yakni tidak memadainya drainase, ditambah bangunan rumah yang tidak memenuhi persyaratan teknis. Drainase yang ada tidak terhubung dengan drainase kota. Masalah lainnya, belum ada pengelolaan persampahan dan proteksi kebakaran. Pemerintah telah berupaya melakukan peningkatan kualitas permukiman di Desa Tebara melalui Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) pada 2014-2016, serta Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) mulai 2017.

Pada Program Kotaku, infrastruktur permukiman yang telah terbangun melalui dana APBD pada 2017 meliputi jalan rabat, MCK, keran umum. Sedangkan dana APBD 2018 meliputi: loket, ruang ganti, lopo dan gazebo, ruang terbuka publik, jamban (MCK), rehab sumur bor dan jaringan, papan nama kampung, tong sampah, gerobak sampah, rehab sumur gali dan rehab rumah. Ada juga dana kolaborasi, seperti dana desa pada 2018, meliputi: 5 unit rumah, gedung Bumdes dan pasar desa.

Salah satu pembelajaran positif dari penanganan kumuh di Prai Ijing melalui pemda adalah adanya gerakan dari masyarakat adat Prai Ijing. Perlahan masyarakat menyadari secara bersama dan semangat bergotong-royong dalam memperbaiki kondisi permukiman di sekitarnya. Melalui Program Kotaku, permasalahan kumuh di Kampung Adat Prai Ijing dirampungkan. Kini, dilaksanakan pembangunan 459 meter tembok penahan tanah, 659 meter drainase lingkungan dan 245 meter, serta 150 meter penutup saluran pelat beton dengan sumber dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) TA 2019.

Peningkatan kualitas permukiman kumuh di Desa Tebara secara terpadu melalui beberapa sumber pembiayaan, yaitu dana APBD TA 2017 sebesar Rp 57.029.000 dan dana APBD 2018 sebesar Rp 190.552.000. Ada pula dana peningkatan kapasitas masyarakat (PKM) 2017 sebesar Rp 10 juta, sedangkan PKM 2018 sebesar Rp 2.940.000. Dengan adanya PKM setiap tahun semakin memperkuat pemahaman masyarakat dalam penyelesaian kumuh.

Adapun peningkatan kualitas permukiman melalui Program Kotaku dan program-program dukungan APBD maupun dana desa, serta gotong royong masyarakat Desa Tebara terbukti memberikan manfaat. Antara lain, mengatasi genangan di permukiman, memberikan akses dan kemudahan dalam mendapatkan fasilitas air bersih dan sanitasi yang layak. Selain itu, warga memiliki rumah yang layak dan sehat, serta tersedia akses jalan dan kemudahan akses bagi warga dalam mengelola persampahan.

Harapannya, warga dan pemerintahan dapat bersama-sama memelihara kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada. Caranya dengan mengadakan gotong royong membersihkan lingkungan agar Desa Tebara terbebas dari kumuh, sekaligus mengundang lebih banyak wisatawan.

Perilaku dan pola hidup masyarakat juga yang menjadi faktor pendukung majunya Kampung Adat Prai Ijing, tanpa mengurangi budaya asli. Aliran kepercayaan Merapu adalah kepercayaan utama masyarakat Prai Ijing. Membangun lokasi destinasi wisata bukanlah hal yang mudah. Persoalannya bukan hanya pada infrastruktur semata, tetapi bagaimana komitmen dalam mempertahankan adat istiadat serta menerima kemajuan zaman yang akan masuk dalam kehidupan masyarakat Prai Ijing.

Untuk itu, melalui Program Kotaku, dilakukan rembuk masyarakat untuk membangun komitmen bersama dalam menata Kampung Adat Prai Ijing, tanpa mengurangi kearifan lokal budaya adat istiadat. Rembuk dengan metode focus group discussion (FGD) ini membahas soal membangun Prai Ijing dengan infrastruktur memadai, tanpa mengubah kekhasan adat istiadat. Serta membangun infrastruktur yang diikuti dengan sosial ekonomi masyarakat tanpa mengurangi kuatnya nilai kekeluargaan yang sudah mendarah-daging sejak nenek moyang.

Peran serta masyarakat merupakan modal utama membangun komitmen, serta aktif dalam menjaga kampung adat agar tidak terpengaruh budaya luar yang dapat berdampak pada perubahan kampung adat itu sendiri. Melainkan bagaimana menatanya menjadi kampung nyaman beradat istiadat, sekaligus nyaman bagi mereka yang akan berkunjung.

Kini Prai Ijing menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi jika sudah wisatawan berlabuh di Pulau Sumba. Prai Ijing juga menjadi Juara 2 tingkat Nasional untuk kategori “Desa Destinasi Wisata”. Tak hanya keaslian budaya saja, keramahan masyarakat Prai Ijing juga memberikan kedamaian, ditambah bersih sejuknya udara sekitar yang belum terkontaminasi polusi udara.

Mari ke Prai Ijing. Mari kita jaga kampung adat kita. Karena dari kampunglah kita bisa membangun desa, membangun kota, serta membangun negeri Indonesia Raya yang ber-Bhineka Tunggal Ika. [NTT]

    

Penulis: Magdalena Da Nona Palang, Askot Mandiri Sumba Barat, OSP Kotaku Provinsi Nusa Tenggara Timur

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.