Beranda Warta Cerita Kampung MANGGA Versi Desa Dadirejo

Kampung MANGGA Versi Desa Dadirejo

Cerita Jawa Tengah Pekalongan Desa Dadirejo Comments (0) View (277)

Anda penikmat buah mangga? Pernah datang ke Desa Dadirejo? Ah, tak lengkap rasanya bila belum bertandang ke sana, ke "pusatnya" sentra buah mangga yang terletak di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan ini. Karena total berkecimpung dengan buah mangga yang khas, ikon desa pun ikut diubah menjadi Kampung MANGGA, akronim dari Mandiri, Aman, Nyaman, Gayeng [menyenangkan], Gotong Royong, dan Asri. Emblem itu disandangkan usai Kepala Desa Dadirejo Slamet "memproklamasikannya" beberapa waktu silam.

Harapan Slamet tak berlebihan. Sang kepala desa ini meyakini betul sederet alasan mengukuhkan desa pimpinannya menjadi Kampung MANGGA. Yakni, Desa Dadirejo memiliki potensi lokal berupa tanaman mangga dengan cita rasa yang khas, yang dikerjakan warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani mangga. Bahkan, hasil produksinya juga sudah merambah hingga pasar ekspor. "Branding [memasarkan citra] Kampung MANGGA dapat [membantu] menata kampung menjadi bersih dan asri, serta masyarakatnya menjadi sejahtera," kata Slamet optimistis.

Upaya penataan mulai bergeliat, menyempurnakan ikon Kampung MANGGA—seperti gerbang kampung yang dihias huruf M berukuran besar. Di antaranya melalui pembangunan infrastruktur serta pelayanan dasar lingkungan dari anggaran Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) ada 2019. Maklum, sebelumnya, Desa Dadirejo masuk ke dalam kelompok wilayah kumuh di perkotaan dengan luas 23,75 hektare. Dan di Kabupaten Pekalongan, Kecamatan Tirto memiliki areal kumuh terluas sebesar 146,588 ha.

Warga desa juga berkomitmen untuk merealisasikan mimpi membangun kampungnya, Desa Dadirejo. Rangkaian makna dalam konsep Kampung MANGGA mulai diwujudkan dengan ikut menata dan menjaga lingkungan permukiman mereka. Beragam gerakan kreatif dan inovatif mulai menjamur, seolah berupaya menggenapi makna MANGGA yang klop persis dengan nama baru kampung mereka, Kampung MANGGA. Utamanya tentu, senada dengan Slamet, semua sepakat seia sekata menjadikan Desa Dadirejo sejahtera dan bebas kumuh. [Jateng]

Dokumentasi lainnya:

    

Penulis: Tarmidzi, Fasilitator Sosial Kabupaten Pekalongan Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.