Beranda Warta Cerita Rob Tak Lagi 'Menyapa' Kelurahan Bener

Rob Tak Lagi 'Menyapa' Kelurahan Bener

Cerita Jawa Tengah Pekalongan Kolaborasi Comments (0) View (164)

Tamu tak diundang bernama rob tinggal cerita lama di permukiman Kampung Wirabaru, Kelurahan Bener, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Tak hanya kedatangannya, bahkan 'menginap' pun sudah tak ada kesempatan lagi buat banjir akibat pasang air laut itu. Pasalnya jelas, Kelurahan Bener sudah menata ulang permukiman penduduk setempat dengan sejumlah pembangunan infrastruktur melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Perlahan namun pasti, masalah kumuh di permukiman Wirabaru memang beranjak terkikis habis.

Pada 2019 saja, penanganan kumuh di wilayah prioritas di Kelurahan Bener tersebut dituntaskan melalui Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) dengan alokasi dana sebesar Rp 500 juta. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembangunan sejumlah infrastruktur dasar wilayah. Di antaranya pembuatan talud atau dinding tembok penahan tanah sepanjang 500 meter, jalan lingkungan berkonstruksi beton sepanjang 264 meter dengan pedestrian sepanjang 245 meter. Permukiman Kampung Wirabaru juga membangun satu unit landasan kontainer untuk Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Pascapenataan kembali, suasana di Wirabaru pun berubah total. Jalan akses lingkungan permukiman tak lagi terendam air laut. Penampilan daerah kumuh yang acap terendam rob juga tak terlihat lagi. Permukiman di Kampung Wirabaru kini tampil cantik, aman, dan nyaman buat dihuni serta dikunjungi.

Penataan kembali permukiman Wirabaru dilaksanakan dengan menggandeng berbagai pihak. Di antaranya, keikutsertaan Tentara Masuk Desa (TMD) saat pengerjaan talud. Dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pekalongan berupa Dana Kelurahan Bener pun digelontorkan untuk pembangunan jalan lingkungan berkonstuksi beton. Kantor Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jateng turut ikut ambil bagian membangun irigasi, ditambah swadaya masyarakat yang berkontribusi membuat taman di permukiman.

Berkat akses yang sudah 'terbuka', belakangan Kampung Wirabaru mulai ramai dikunjungi orang. Areal taman marak dijadikan areal bermain dan hiburan anak, serta berbagai target latar belakang buat berfoto ria. Ayo, berkunjung ke sana... [Jateng]

Dokumentasi lainnya:

    

Penulis: Eva Shokhifatun Nisa, Asisten Kota Urban Planner Kabupaten Pekalongan, Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.