Beranda Pengaduan Lesson Learned PIM 'Pahlawan' Anti-penyalahgunaan Dana Bergulir Sumber Rejo

'Pahlawan' Anti-penyalahgunaan Dana Bergulir Sumber Rejo

Lesson Learned PIM Kalimantan Timur Balikpapan Comments (0) View (191)

Banyak jalan menuju Roma. Boleh jadi, itulah yang tersimpan kuat di benak Sumari. Pimpinan Kolektif Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Sumber Berkah di Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, itu berkeyakinan penuh persoalan penyalahgunaan dana bergulir Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang dihadapi pasti ada jalan keluar pada saat itu.

Bagi pensiunan pegawai negeri sipil bidang pendidikan di Balikpapan itu, pekerjaan rumah menuntaskan masalah dana yang 'hilang' sejak 2014 tersebut adalah harga mati. Persoalan penyalahgunaan dana bergulir tersebut pun didaftarkan ke dalam sistem Pengelolaan Informasi dan Masalah (PIM) Program Kotaku dengan nomor register 001764711219. Tercatat, total dana bergulir tidak sesuai prosedur mencapai sebesar Rp 23.800.000, yang kehilangan jejak sejak 2014.

Sejumlah langkah dilakukan lelaki yang terpilih sebagai Pimpinan Kolektif LKM Sumber Berkah periode 2019-2022. Di antaranya, berhasil 'mengumpulkan' tiga orang koordinator LKM periode 2009-2012, 2012-2015, dan periode 2015-2018 dari pengurus LKM yang lama. Dari situlah, pensiunan guru sekolah menengah pertama di Kota Minyak ini mendapatkan daftar nama peminjam dana yang memanfaatkan dana bergulir tersebut.

Dalam menjalankan 'aksinya', pria kelahiran 62 tahun silam itu didampingi anggota Program Kotaku dan Lurah Sumber Rejo Umar Adi. Maklum, aliran dana bergulir sempat dihentikan penyalurannya oleh Tim Program Kotaku lantaran kredit macet. Targetnya jelas, penyelesaian penggunaan dana bergulir tersebut mesti tuntas pada Desember 2019 silam. Umar Adi pun menegaskan bahwa sebenarnya LKM amat bermanfaat bila digunakan untuk kepentingan masyarakat yang tepat sasaran.

Tim besutan Sumari mulai terjun langsung ke lapangan. Mereka mengidentifikasi dan memverifikasi langsung ke lapangan nama-nama terdaftar satu per satu. Untunglah, para peminjam bermasalah mengakui penggunaan dana puluhan juta rupiah itu.

Menindaklanjuti data hasil identifikasi dan verifikasi, Lurah Sumber Rejo mengundang para peminjam untuk duduk urun rembuk solusi penyelesaian. Syukurlah, para peminjam dana bergulir sepakat dan bersedia mengembalikan pinjaman dengan cara mencicil sesuai kemampuan. Bahkan tiga orang di antaranya mau segera melunasi sesuai dengan dana pinjaman.

Penyalahgunaan dana bergulir ini tentu menjadi pembahasan serius berbagai pihak. Dan berkat kinerja banyak pihak, termasuk Sumari tentunya, penyelesaian pinjaman dana bergulir yang sempat macet akhirnya beres semua pada 9 Desember 2019.

Sumari berharap betul bahwa penyelesaian persoalan sejenis adalah langkah strategis yang harus dilakukan para PK LKM. Alasannya, ada beberapa LKM di wilayah lainnya yang masih terjegal urusan penggunaan dana bergulir yang macet. Ya, semoga. [PIM]

 

Oleh: Tim PIM Program Kotaku

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait