Beranda Warta Cerita KPP, Bukti Asa Bersama ala Kelurahan Darma

KPP, Bukti Asa Bersama ala Kelurahan Darma

Cerita Sulawesi Barat Majene Polman KPP Comments (0) View (574)

Sebatang lidi tak akan berarti. Tapi sekumpulan batang tadi, bisa berubah menjadi kekuatan yang pasti. Seperti, yang terbukti di Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kumpulan warga yang tergabung dari kelompok swadaya masyarakat melebur, melebur bersama menjadi institusi kelompok pemanfaat dan pemelihara (KPP) hasil pembangunan infrastruktur Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Alhasil, semua warga masyarakat pun diajak ikut terlibat dan bertanggung jawab dalam memelihara sarana terbangun demi kepentingan bersama.

KPP Kelurahan Darma terbentuk sejak akhir Februari tahun silam. KPP diyakini betul bakal menjadi ujung tombak pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun bersama di Kelurahan Darma. Menurut Lurah Darma Rahmat Razak, KPP tak sekadar lembaga formal, namun justru menjadi motor perawatan dan penataan lingkungan permukiman setempat. Supaya terarah dan terkoordinasi, badan keswadayaan masyarakat (BKM), KSM, jajaran pemerintah kelurahan, dan fasilitator Program Kotaku merancang konsep, rencana kerja, dan jadwal kerja bakti secara periodik.

Pada Desember tahun kemarin, misalnya, seluruh unsur masyarakat bersama pengurus KPP Kelurahan Darma menyelenggarakan kerja bakti di Lingkungan Batu-batu. Aksi gotong royong yang diinisiasi KSM Beringin buat menata dan merawat kawasan berlangsung penuh ceria dan semangat dengan animo bergelora. Momentum itulah yang juga dimanfaatkan Ketua KSM Beringin Burhanuddin sebagai saat yang penting untuk mensosialisasikan sistem pengelolaan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Dan hasilnya, warga yang sudah mulai memahami kian memacu semangat pengelola TPS3R untuk mengangkut sampah dari masyarakat.

Pola kerja kebersamaan itu pula yang mulai diamini menjadi asa bersama dalam menjaga sarana dan prasarana wilayah. Setiap KSM yang ada, merencanakan kegiatan pembangunan infrastruktur kebutuhan warga, termasuk beberapa di antaranya ikut melaksanakan pembangunan fisiknya, sekaligus menjadi koordinator yang mengawal pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas umum tersebut. Pasalnya jelas, ada kalanya kondisi pengelolaan pemanfaatan dan pemeliharaan yang mesti mendapat perhatian khusus. Utamanya bila sarana dan prasarana yang dimaksud menjadi tanggung jawab dua KSM yang berbeda. Hasil pembangunan hingga pemanfaatan dan pemeliharaan jalan dan drainase, contohnya, yang dikelola lebih dari satu KSM. Bila saja tanpa koordinasi matang, rencana hingga hasil dan fungsi infrastruktur terbangun bakal tidak efektif dan efisien.

Kesadaran inilah yang kembali dirumuskan dalam urun rembuk warga untuk bergandeng tangan secara bersama menangani kondisi yang ada. Yang dibahas sudah jelas: koordinasi keterpaduan pelaksanaan jenis dan lokasi kegiatan, jadwal pelaksanaan, pembiayaan dan pengelolaan sumber dana pemeliharaan yang transparan dan akuntabel. Semua strategi itu dituangkan kemudian dalam tugas berupa rencana kerja yang sedianya bakal diemban KPP Kelurahan Darma.

Para inisiator setempat meyakini, niat menjadikan wilayah permukiman menjadi tertata dengan beragam sarana dan prasarana publik adalah keniscayaan. Namun bila menjalankannya sendiri tak akan pernah berarti. Karena, percayalah, asa bersama [sudah] menjadi kekuatan nyata di Kelurahan Darma. [Sulbar]

Penulis: Muhammad Fadli, Asisten Kota FIC Kab. Majene-Polewali Mandar Program Kotaku Provinsi Sulawesi Barat

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.