Beranda Warta Berita Webinar, Solusi Aktivitas Program Kotaku Era Corona

Webinar, Solusi Aktivitas Program Kotaku Era Corona

Berita KMP Webinar WFH Comments (0) View (518)

Pandemi coronavirus, COVID-19, masih mewabah di negeri ini. Kendati begitu, kondisi tersebut tak mematahkan semangat para pelaku Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) untuk tetap beraktivitas dari rumah. Satu di antara sederet strategi yang diterapkan adalah webinar, teknologi yang memungkinkan penggunanya menyelenggarakan seminar, diskusi, atau kegiatan berkumpul lainnya yang dilakukan secara online, tanpa harus bertatap muka secara langsung. Sedianya, pelatihan webinar bagi fasilitator baru tingkat kelurahan Kota Palu akan dilaksanakan pada Kamis (23/4), di bawah koordinasi Konsultan Manajemen Pusat (KMP) Program Kotaku.

Webinar Program Kotaku diselenggarakan dalam beberapa tingkatan target pelatihan. Di tingkat pusat, misalnya, ditujukan untuk meningkatkan kapasitas membangun keterampilan dan motivasi bagi pelatihan para pelatih (training of trainer) kepada oversight consultants (OC) atau oversight service provider (OSP), koordinator kota, dan pemandu nasional. Di tingkat provinsi dan kota atau kabupaten, pelatihan berorientasi pada peningkatan kapasitas para tenaga ahli OC/OSP, korkot, asisten kota, dan tim fasilitator. Sementara di tingkat desa atau kelurahan, webinar peningkatan kapasitas diperuntukkan bagi lurah atau kepala desa, badan keswadayaan masyarakat (BKM), kelompok swadaya masyarakat (KSM), tim inti perencanaan partisipatif (TIPP), unit-unit pengelolaan, serta kelompok pemanfaat dan pemelihara (KPP) di wilayah masing-masing.

Tim dari KMP memang menyiapkan sejumlah 'alat bantu' dalam pelaksanaan webinar agar tetap terarah. Mulai dari menyusun kurikulum materi e-learning berikut modul interaktifnya. Maklum, modul pembelajaran seperti ini berbeda dengan bahan pelatihan tatap muka lainnya di dalam kelas. Hingga menyiapkan undangan sesuai sasaran kebutuhan, pengaturan durasi e-learning, dan post test. Uji pascapelatihan tersebut untuk mengukur pencapaian pemahaman peserta terhadap materi. Para peraih nilai minimal 80 diyakini sudah mafhum. Sementara di bawah angka tersebut, mesti mempelajari lagi materi dan berhak mengikuti post test kedua. Bila masih belum sukses, yang bersangkutan akan mendapatkan upaya penguatan khusus dari Tim Pelatihan OC/OSP.

Untuk memastikan pelaksanaan Program Kotaku dengan baik dan benar, pun di masa pandemi COVID-19 ini, kegiatan koordinasi dan pengendalian kepada seluruh pelaku harus tetap dilaksanakan secara menerus dan berkala. Satu di antaranya, dengan metode ini. [Redaksi]

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.