Beranda Warta Cerita Webinar Pelatihan Program Kotaku Palu, Strategi Pandemi

Webinar Pelatihan Program Kotaku Palu, Strategi Pandemi

Cerita Sulawesi Tengah Palu Pelatihan Webinar Edukasi COVID-19 Comments (0) View (297)

Menjelang akhir Maret lampau, Pemerintah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah mengkonfirmasi satu orang pasien positif COVID-19 pertama provinsi adalah warga Kota Palu. Fakta itu seolah melengkapi rentetan ujian bagi para pelaku Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di tengah upaya memulihkan sektor permukiman dan ekonomi pascabencana gempa bumi yang masih berjalan. Untuk itu dilakukan beberapa akselerasi, seperti peningkatan kapasitas bagi Fasilitator Kota Palu yang baru dimobilisasi per 1 April 2020, sebagai ujung tombak program untuk mewujudkan lingkungan layak huni dan berkelanjutan yang juga andal dalam pendampingan melalui webinar.

Pelatihan dengan teknologi webinar dilaksanakan selama tiga hari, pada 16 sampai 17 April, diakhiri pada 20 April 2020. Kegiatan tersebut dipandu langsung Tenaga Ahli Konsultan Manajemen Pusat (KMP) Program Kotaku. Beberapa materi utama yang disampaikan di antaranya gambaran umum Program Kotaku, standar kualitas infrastruktur, serta akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana. Maklum, cukup besar nominal dana yang akan dikelola buat Palu.

Sebagai sebuah alternatif dan metode baru, pelatihan via webinar ini memang tak luput dari beberapa kekurangan. Menurut Nanang Ihasanul, Fasilitator Sosial Program Kotaku Sulteng, misalnya. Peserta pelatihan webinar ini mengaku koneksi jaringan internet seringkali tidak stabil dan praktik evaluasi materi yang telah disampaikan.

Fasilitator Teknik Program Kotaku Sulteng Ayu Lestari menggarisbawahi materi yang tidak maksimal diserap peserta lantaran jam pelatihan. Sejak pagi hingga siang hari fasilitator turun lapangan untuk melakukan survei teknis dan transek, sore dilanjutkan dengan rapat tim penyusunan pradesain, dan malam hari, stamina sudah menurun, fisik kelelahan. Tak akan maksimal penyerapan materi seperti yang ditargetkan melalui webinar tersebut.

Sekalipun demikian, pelatihan ini tentu memiliki sisi positif. Asisten Kota Urban Planner Program Kotaku Sulteng Agus Prawito meyakini bahwa pelatihan via webinar menjadi satu dari sekian cara memutus penyebaran viruscorona; COVID-19. Selain itu fleksibel secara tempat dan waktu, bahkan lebih hemat biaya baik dari pelaksana maupun peserta jika dibanding pertemuan secara tatap muka. Namun di sisi lain Agus berharap, materi yang disampaikan tak normatif, namun menjadi strategi dan langkah-langkah pendampingan kondisi pascabencana dan pandemi COVID-19.

Harapan tersebut patut dimaklumi. Di tengah situasi yang tak mudah, pembangunan infrastruktur Program Kotaku harus tetap berjalan dengan tetap mengedepankan metode kerja berbasis protokol pencegahan penyebaran COVID-19.

"Program Kotaku harus tetap berjalan karena masyarakat sudah menunggu," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penataan Kawasan Permukiman II Program Kotaku Provinsi Sulteng Zubaidi via video conference di awal April silam. Menurut Zubaidi, selain menjadi bagian dari upaya pemulihan infrastruktur lingkungan pascabencana, pembangunan infrastruktur dengan pendekatan padat karya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyerapan tenaga kerja konstruksi. [Sulteng]

Penulis: Haerul Fikri, Subprof Komunikasi OSP-9 Sulteng Program Kotaku Provinsi Sulawesi Tengah

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.