Beranda Warta Berita Desa Kembang, Desa Tangguh Menghadapi Tantangan

Desa Kembang, Desa Tangguh Menghadapi Tantangan

Berita Jawa Timur Kampung Tangguh Comments (0) View (991)

Peluncuran KAMPUNG TANGGUH di Dusun Krajan Desa Kembang resmi dilaksanakan pada hari Selasa/ 26 Mei 2020. Pada acara Peluncuran KAMPUNG TANGGUH tersebut dilakukan oleh Kapolres Pacitan AKBP Didik Hariyanto dan dihadiri pula oleh Inf. Nuri Wahyudi Dandim 0801/Pacitan, Heru Wiwoho SP Sekda Pacitan serta unsur lain dari pemkab. Seperti Plt Dinkes, Kepala Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD, serta puluhan relawan dari sejumlah organisasi yang bernaung di bawah BPBD dan dari Perangkat Desa Kembang dan perwakilan warga Desa Kembang. Pada kesempatan itu kapolres juga menyampaikan apresiasi atas peran serta masyarakat untuk menghalau penyebaran COVID-19. Hal tersebut tampak dari sikap disiplin warga tidak keluar rumah.

Desa Kembang merupakan salah satu di Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Terletak di pesisir Pantai Selatan. Dalam masa pandemi Covid 19, Desa Kembang termasuk dalam zona merah. Hal tersebut dikarenakan ada 5 (lima) warga Desa Kembang yang positif terjangkit Covid 19, tepatnya warga Dusun Krajan. Guna mengantisipasi penyebaran Covid 19, maka diterapkanlah isolasi wilayah Dusun Krajan selama 14 (empat belas) hari. Warga Dusun Krajan tidak diperbolehkan untuk keluar, dan warga dari luar Dusun Krajan yang tidak berkepentingan dilarang masuk ke Dusun Krajan.

Dari ke lima Pasien positif Covid 19 yang berasal dari desa Kembang, Alhamdulillah Per tanggal 26 Mei 2020 dua pasien dinyatakan sembuh (negatif). Sebagai bentuk apresiasi atas hal tersebut dan juga dikarenakan keberhasilan dan kepatuhan warga Dusun Krajan dalam mengisolasi diri selama 14 (empat belas) hari, dicanagkanlah Desa Kembang khususnya Dusun Krajan menjadi “KAMPUNG TANGGUH”. Program Kampung Tangguh tersebut diharapkan serentak dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selaian sebagai bentuk apresiasi juga untuk menyemangati semua pihak agar terus bersatu padu mencegah penularan virus Corona.

Pencanangan Kampung Tangguh ini bukan kegiatan satu dua hari kemudian selesai. Namun membutuhkan upaya berkelanjutan dan kontribusi aktif dari semua pihak. Tidak luput juga dari Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Kembang Abadi, yang merupakan binaan dari Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), beserta relawan merencanakan kontribusi dalam mendukung KAMPUNG TANGGUH diantaranya dengan rencana Pembagian masker, sabun cuci tangan dan pembagian paket sembako dari laba UPK, serta Sosialisasi PHBS Melalui LKM dan KPP, karena kebetulan KPP dari kegiatan BPM 2019 berada di Lokasi Dusun Krajan Desa Kembang.

Diharapkan dengan adanya Kampung Tangguh ini masyarakat Desa Kembang selalu menjaga pola hidup sehat dan bersih, cuci tangan pakai sabun dan wajib pakai masker apabila keluar dari rumah," kata Kapolres Pacitan AKBP Didik Hariyanto di sela kegiatan. Ucapan Terima kasih kepada masyarakat Desa Kembang yang telah berpartisipasi atas pembentukan Kampung Tangguh ini, pemerintah daerah, Kodim 0801 yang selalu bersama kita, juga para relawan. Tanpa ada peran dari pihak-pihak tersebut COVID-19 akan susah ditanggulangi," katanya.

Diakhir acara Peluncuran KAMPUNG TANGGUH, Kapolres dan rombongan meninjau tempat isolasi mandiri, sekaligus mengecek peralatan pencegahan penyebaran virus Corona. Peninjauan dilanjutkan ke Posko Kampung Tangguh. [Jatim]

 


Penulis: Greata Saptoto Adhi, Fasilitator Sosial Kabupaten Pacitan, Program Kotaku Provinsi Jawa Timur

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.