Beranda Warta Cerita Membangun Keberlanjutan di Kampung Ujung Polewali

Membangun Keberlanjutan di Kampung Ujung Polewali

Cerita Sulawesi Barat Infrastruktur Polewali Mandar Comments (0) View (281)

Perbedaan kondisi perumahan dan permukiman Kampung Ujung Kelurahan Polewali, kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar di awal tahun 2019 sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan BPM perbedaan dapat dilihat secara nyata.

Pembangunan dan Perbaikan beberapa infrastruktur dasar permukiman memberikan perubahan yang signifikan terhadap wajah Kampung Ujung. Melalui Dana BPM KOTAKU sebesar 1,5 Milyar BKM dan KSM melakukan beberapa kegiatan yaitu perbaikan jalan lingkungan, pembuatan dan rehab drainase, pembangunan MCK serta sumur bor. Memiliki luas kawasan kumuh 4,34 Ha, dana BPM yang diberikan tentunya belum dapat menyelesaikan semua permasalahan kekumuhan yang ada di Kampung Ujung.

Masih ada beberapa permasalahan yang perlu dicarikan jalan keluar agar Lingkungan Kampung Ujung benar- benar berubah menjadi tidak kumuh lagi. Selain itu, hal penting yang perlu dilakukan warga Ujung adalah menjaga dengan baik hasil infrastruktur yang telah dibangun agar dapat bertahan lama pemanfaatannya serta terjaga kualitasnya. Maka dibentuklah KPP Ujung Bersinar sebagai wadah untuk mengelola infrastruktur lingkungan Kampung Ujung secara mandiri dan teroganisir.

Kegiatan pemeliharaan menjadi bagian penting untuk membangunan proses keberlanjutan kegiatan KOTAKU di Kampung Ujung. Menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian warga terhadap infrastruktur yang dibangun menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan. Beruntungnya, hal tersebut tidak perlu susah payah dibangun pada masyarakat Kampung Ujung.

Sebagian besar masyarakat Kampung Ujung telah sadar dalam menjaga lingkungan permukiman mereka. Hal tersebut nampak pada kegiatan kerja bakti yang sering diadakan di Kampung Ujung baik itu sebelum maupun pasca kegiatan BPM 2019. Dimotori oleh kepala lingkungan H. Azis yang juga ketua KPP Ujung Bersinar, kegiatan kerja bakti dilakukan secara antusias oleh warga Ujung dan tak jarang BKM serta Babinsa ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Walaupun bukan warga Kampung Ujung, Husni selaku Koordinator BKM Bakti Praja Kelurahan Polewali dan Babinsa Kelurahan Polewali merasa ikut bertanggung jawab terhadap kondisi lingkungan permukiman Kampung Ujung.

Penanganan kumuh memang harus dilakukan oleh multisector dan multiaktor karena membutuhkan biaya yang besar. Sama halnya dengan kegiatan yang akan difasilitasi oleh KPP. Kegiatan pemeliharaan tentunya membutuhkan biaya yang cukup agar operasional pemeliharaan dan pemanfaatan dapat berjalan lancar. KPP pun tidak dapat bekerja sendiri dalam melakukan tugasnya. Dukungan pemerintah dan warga setempat juga menjadi modal utama dalam mewujudkan misi keberlanjutan.

KPP Ujung Bersinar saat ini memang tidak memiliki Dana BOP yang cukup untuk mengoptimalkan kinerjanya secara operasional. Namun dengan dukungan masyarakat yang sukarela ikut dalam setiap kegiatan kerja bakti, penerima manfaat yang rutin membayar iuran (Sumur Bor dan MCK) dan BKM Bakti Praja serta Lurah Polewali yang selalu peduli dengan kondisi warga menjadi modal yang cukup untuk membantu proses keberlanjutan di Kampung Ujung.

KPP Ujung Bersinar memang baru seumur jagung. Tetapi pada dasarnya kegiatan pemeliharaan telah terbangun sejak lama jauh sebelum kegiatan BPM 2019 dilakukan. Sikap cuek/tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan memang masih dimiliki oleh beberapa warga Ujung tetapi hal ini tidak menjadi penghalang bagi Azis dan anggota KPP lainnya untuk menciptakan Kampung Ujung yang lebih baik.

Merawat dan menjaga infrastruktur yang telah dibangun menjadi nilai yang terus ditularkan oleh Azis bersama anggota KPP Ujung Bersinar kepada seluruh warga Kampung Ujung. Karena infrastruktur yang terawat dan terjaga dengan baik menjadi keuntungan yang dapat dinikmati bersama. Dan sejatinya merawat itu lebih sulit daripada memperbaiki, bukan? Jadi mari bersama menjaga Kampung Ujung dari kekumuhan.[Sulbar]


Penulis: Syafiah Ainuddin, Askot UP Kabupaten Majene - Polewali Mandar Program Kotaku Provinsi Sulawesi Barat

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.